LAGI, PACARAN MEMAKAN KORBAN

Oleh: @kak_oksa

KEMBALI,  pacaran memakan korban. Bukan korban php,  bukan korban dikhianati,  bukan korban sakit hati,  tapi beneran korban,  korban yang matinya dibakar api.  Ngeriiiii....

Kisah cinta yang berujung mati dibakar api ini terjadi di Pekanbaru. Kisahnya sama dengan orang yang dimabuk asmara,  jatuh cinta,  berbunga-bunga hingga dunia adalah milik berdua.
"Udah nyaman banget sama dia,  udah sayang banget sama dia. " Begitu puji sang wanita di akun instagramnya. 

Wanita itu masih sangat muda,  20 tahun.   Terpaut 7 tahun dengan pacarnya.  27 tahun harusnya sudah menjadi lelaki bertanggungjawab.  Sayangnya dewasa itu bukan diukur dari nominal usia.  Laki-laki berusia 27 tahun itu membunuh kekasihnya lalu membakarnya seperti membakar kertas. 

Dimana cinta yang dulu indah?  Ah,  ternyata itu bukan cinta. Bilang kau lah segalanya hanyalah untuk memenuhi birahi dahaga. Bilang i love u hanyalah untuk puaskan nafsu. Hamil tak bisa  ditolak,  menikah belum merasa layak.  Mau enaknya tak mau anaknya.  Akhirnya kisah cinta itu pun usai,  musnah menjadi abu. 

Lalu engkau yang masih pacaran? Terutama engkau makhluk yang bernama perempuan.  Belum banyakkah pelajaran?  Selalu kukatakan bahkan kutulis dalam bukuku,  "lelaki yang mencintaimu akan memperlakukanmu dengan hormat bukan dengan mencicili kehormatanmu"

SUMBER:

FB: Tuti Amaliah

Post a Comment

0 Comments