BELAJAR KETAUHIDAN BILAL BIN RABBAH

Oleh: Bunga Erlita

Assalamualaikum wr wb.

Sahabat Rasulullah adalah salah satu contoh teladan yang bisa kita ceritakan kepada anak-anak kita. Iman Islam yang dimiliki sahabat Rasulullah memang tidak dapat di ragukan lagi, mereka langsung mendapatkan ilmu Islam dari Rasulullah SAW dan mereka pula yang selalu mendampingi Rasulullah baik dalam kajian keislaman, keseharian, sampai medan perang.

Salah satu sahabat Rasulullah yang terkenal adalah Bilal bin Rabah.  Bilal bin Rabah adalah salah satu sahabat Rasul yang nama dan kisahnya sudah terkenal di kalangan kaum mukmin di seluruh dunia. Bilal adalah Muadzin pertama Rasulullah SAW. Kulit nya yang hitam dan statusnya sebagai budak tidak menjadikannya hina karena setelah ia masuk Islam, Islam memuliakannya. Karena Islam tidak memandang orang dari warna kulit apalagi status sosial ekonomi. Islam adalah Rahmatan Lil Alamin, rahmat bagi seluruh alam dan Islam akan memuliakan siapa saja yang mengimaninya.

Bilal adalah seorang budak berkulit hitam yang memeluk Islam diawal awal dakwah Rasulullah SAW. Ketika kabar tentang Bilal masuk Islam terdengar oleh sang majikan, semenjak itu pula Bilal disiksa dan dipaksa untuk kembali ke agama nenek moyang mereka.
Bilal mendapatkan siksaan di tengah siang bolong yang panasnya luar biasa. Bilal dipaksa untuk kembali menyembah Latta dan Uzza. Bilal di lempar di tengah padang pasir yang sangat panas dan dijatuhkan batu besar ke atas dadanya. Namun siksaan hingga siksaan tidak membuat Bilal goyah. Dia tetap mengucapkan kalimat Ahad... Ahad...

Keimanan Billal tidak goyah sama sekali sekalipun disiksa begitu kejamnya. Bahkan di beberapa riwayat dituliskan bahwa algojo yang menyiksa Billal sampai menaruh kasihan kepada Billal. Mereka melunak dan berkata bahwa Billal akan dilepaskan jika mengucapkan 2 buah kata saja yaitu Latta dan Uzza namun bilal tetap tersenyum sambil berkata Ahad... Ahad...

Kisah dari Bilal bin Rabah ini sudah seharusnya menjadi inspirasi untuk kita para orangtua ideologis untuk mengajarkan ketauhidan Islam kepada anak kita sedini mungkin. Sehingga walaupun ada rayuan, cobaan, siksaan yang berasal dari kaum kafir yang ingin menyesatkan anak kita. Anak kita akan tetap lantang berkata Ahad... Ahad.. seperti Billal bin Rabah.

Wassalamualaikum wr wb

Fanspage: Komunitas Parenting Ideologis

Post a Comment

0 Comments