Wednesday, August 1, 2018

TTS (Teman-Teman Sholihaku)

 

Oleh : Nurul Rachmadhani

Memiliki teman adalah sesuatu hal yang menyenangkan, dimana kita bisa berbagi cerita seru, susah senang saling memberi dukungan, bahkan teman bisa menjadi bagian dari keluarga kita, karena teman bisa ada kapanpun bahkan setia menemani. Tapi banyak juga teman yang hanya mau menemani pada saat kita sedang senang saja, saat kita mengalami kesulitan dia hilang tak tahu kemana, atau ada juga yang mendekati karena ada maunya setelah mendapatkan apa yang dia mau, eh hilang entah kemana. Keki banget kalo punya teman yang kaya begini ini, bisa-bisa di delcon dari kontak telepon, Eeehh.


Ada teman yang baik banget, setia nemenin kita kapanpun, tidak bosan dengar curhatan kita, suka duka pokoknya selalu bersama, bahkan dia jadi mak comblang buat pacaran, mendukung perbuatan- perbuatan yang melanggar dari syariat Islam. Padahal seharusnya kita kan tahu kalau didalam Islam pacaran itu tidak boleh ya tapi kok ini malah didukung teman, malah dibilang dan dianggapnya teman sejati atau sahabat sejati katanya. Ya mungkin karena belum ada pemahaman Islam yang masuk, jadi belum mengerti banyak, positif thinking saja ya. Alhasil jadilah teman yang menjerumuskan kita ke dalam dosa.


Maka dari itu tidak salah kita pilah pilih teman, bukan berarti tidak mau berteman sama dia karena ada maunya saja atau suka menjerumuskan kita ke dalam lingkaran dosa, boleh saja berteman dengan mereka hanya saja pilih baiknya dan buang buruknya, kita harus tetap mendahulukan kewajiban kita untuk tetap taat pada syariat.  Lebih terasa indah dan menenangkan apabila kita memiliki teman dengan satu aqidah, tentunya aqidah Islam berteman dengan satu pemahaman yang sama. Bisa saling menguatkan, saling berbagi, bahkan saling mengisi. Teman yang selalu bersama menebar kebaikan dan kebenaran untuk mencapai kemenangan Islam. Hebatnya lagi teman yang seperti ini itu bisa bikin kita kangen banget karena kita berteman untuk menggapai ridhoNya, apabila tidak bertemu dalam satu kajian seminggu saja rasanya sudah gundah gulana ingin bertemu. Walaupun ada yang belum pernah berjumpa tapi kita memiliki teman yang satu pemahaman dan satu akidah, masyaAllah kangennya tidak terbendung, maka itulah yang bisa dikatakan teman sejati, mereka adalah teman-teman sholiha yang selalu bersama kita sampai nanti di jannah Nya Aamiin, karena berteman dengan mukmin yang baik bisa menjadi syafaat di hari kiamat.


Dari Abu Said al- Khudri radhiyallahu’anhu, dalam hadist yang panjang, Rasulullah SAW bersabda : “ Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji. Dijawab ‘Keluarkan orang-orang (dari neraka) yang kalian kenal. Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka’. Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari neraka, sudah tidak tersisa. Allah berfirman, ‘Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar’. Maka dikeluarkanlah  orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka. Kemudian mereka melapor, Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas..” (HR. Muslim no.183). 


Dari hadist diatas, Imam Hasan al- Bashri, memberikan nasehat : Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.

Dan Imam Ibnul Jauzi juga memberikan nasehat kepada teman-temannya : Jika kalian tidak menemukan aku di surga, maka tanyakanlah aku kepada Allah. Ucapakan ‘Wahai Tuhan kami, hambaMu fulan, dulu dia pernah mengingatkan kami untuk mengingat Engkau. Kemudian beliau menangis.


Jadi mulai sekarang pandai - pandailah mencari teman, karena teman yang baik itu yang selalu mengingatkan kita untuk selalu berada didalam syariat Nya. Untuk teman-teman sholihaku, tanyakan aku apabila kita tidak bertemu di surga nanti, katakan pada Allah kalau kita pernah mengkaji Islam bersama. Semoga aku, kamu, dan kita selalu menjadi teman yang bisa saling mengingatkan dan bisa berkumpul bersama di surga Nya.


Wallahua’lam bishowab.






SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!