Wednesday, August 1, 2018

POLITIK UNTUK MENGATUR URUSAN UMAT BUKAN AJANG UNJUK GIGI


Oleh: Siti fatimah 

Penggerak Majelis Taklim Kalisat.


  Pendaftaran caleg Telah di tutup pada 17 juli 2018 dan banyak artis yang di usung parpol untuk menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024.

Tecatat sekitar 54 artis yang berpartisipasi sebagai calon DPR RI pada pemilu 2019. Partai NASDEM 27 artis.PDIP 13 artis. PKB 7 orang artis. Sisanya dari partai- partai lain. Minimnya kader internal parpol yang mampuni dan namanya caleg di jual ke masyarakat untuk pemilihan demi mendulang suara. Namun banyak pihak yang pesimis terhadap kemampuan para artis tersebut dalam menyuarakan aspirasi rakyat.


Mereka berfikir bahwa Artis -artis juga bisa mengabdi untuk masyarakat bukan untuk menjadi persiden seperti jokowi tapi menyalurkan ide -ide nya yang membangun.

Menurut salah satu artis,Mereka mencalonkan diri sebagai caleg karena ter inspirasi dari presiden jokowi bahwa seorang pengusaha mebel bisa menjadi pemimpin bangsa.

Membaca fenomena Artis yang berbondong -bondong masuk partai politik praktis sebagai bentuk pengkreditan makna politik dan pengaturan urusan ummat menjadi ajang lomba asal menang.Ajang eksistensi diri dan hiburan semata.

Padahal politik butuh orang -orang dengan pemahaman yang benar.

Fenomena semacam ini niscaya dalam sistem politik demokrasi yang Asasnya sekuler matrealistik.


Dalam islam politik Adalah sesuatu yang Agung karena merupakan bagian hukum syara' lainnya.Orang yang terjun dalam politik praktis dan ranah kekuasaan di pastikan adalah orang yang faham islam.Faham bagaimana tanggung jawab dan cara meriayah umat serta tiap menjalankan kepemimpinan nya bersandarkan pada hukum-hukum syara'.


Jadi politik bukanlah ajang coba -coba apalagi sekedar untuk eksistensi diri. karena "Seorang pemimpin akan mempertanggung jawabkan atas apa yang di pimpinnya".Al hadist. wallahu a'lam bisshowab.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!