Wednesday, August 1, 2018

Pernikahan 'Terlarang' Perzinahan Terbiarkan


Oleh : Sucianda Inggria S.Pd.I

Komunitas Ibu Peduli Generasi 

Ranggamekar Bogor Selatan


Pernikahan dini antara bocah berinisial A (14) dan I (15) di Kalimantan Selatan yang menghebohkan dunia Maya kini terbelit masalah.

Pasalnya, pernikahan ini diputus tidak sah oleh pihak dari Kantor Urusan Agama (KUA) Binuang, Sabtu (14/17/2018) sore.http://bogor.tribunnews.com/2018/07/15/tak-terima-pernikahan-anaknya-diputus-tidak-sah-ibu-bocah-pernikahan-dini-di-kalsel-lakukan-ini?page=all


Pernikahan dua sejoli yang masih belia ini dibatalkan lantaran ada syarat-syarat yang belum terpenuhi yaitu usia. Usia keduanya belum memenuhi syarat pernikahan yang ada dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974. Dalam Undang-undang tersebut dijelaskan bahwa salah satu syarat intern adalah usia calon mempelai pria sekurang-kurangnya harus sudah mencapai usia 19 tahun dan pihak calon mempelai wanita harus sudah berumur 16 tahun.


Sedih ditambah heran dengan kejadian ini. Sedih karena pernikahan dengan niat menjaga kesucian harus dibatalkan karena alasan usia. Herannya seks bebas yang sudah merajalela tidak ada tindakan tegas. Wajar saja jika semakin menjamur dan tak terkendali.


Dalam Islam setiap Muslim dibebankan pelaksanaan hukum syariat ketika menginjak baligh. Siapa saja yang sudah baligh pada saat itulah Allah bebankan semua perintah agama termasuk menikah. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW. "Telah diangkat pena dari tiga golongan: dari orang gila sampai ia sadar, dari orang tidur hingga ia bangun, dan dari anak kecil hingga ia baligh." (HR At-Tirmidzi)


Seseorang tidak boleh begitu saja membatalkan pernikahan yang sah menurut sang pencipta Allah SWT. Akan halnya usia, Islam telah menjelaskan batasan seseorang layak untuk menikah yaitu setelah baligh.


Oleh karena itu hukum yang sudah dihalalkan oleh Allah tidak boleh dicari-cari atau di akal-akalin 


Sebenarnya ada masalah yang lebih mengancam generasi ketimbang pernikahan dini, yaitu pergaulan bebas alias perzinahan dikalangan remaja yang sekarang ini sudah pada taraf akut. Inilah yang seharusnya menjadi fokus untuk diselesaikan.


Inilah zaman now, zaman dimana kita hidup dalam sistem sekuler. Sistem yang memisahkan agama dari kehidupan yang mendewakan liberalisme atas nama hak asasi manusia. Akibatnya apa yang kita lihat, apa yang dihalalkan agama jika bertentangan dengan hak asasi manusia menjadi terlarang sebaliknya yang jelas-jelas haram atas nama HAM dibiarkan.


Sebagai seorang muslim harus terikat dengan apa yang Allah perintahkan dan apa yang Allah larang. Tidak boleh merubah apa yang sudah Allah halalkan menjadi haram.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!