Wednesday, August 1, 2018

Pemimpin Kafir? Ga ada yang lain?


Oleh. Ratu Ashya

Assalamualaikum kawan-kawan. Kali ini aku mau bahas tentang kafir. Sebelumnya aku mau tanya, kalian pernah denger gak orang bilang gini "jangan manggil kafir, itu terlalu kasar!" 

kalau aku sih pernah. Dan sekarang mari kita luruskan. Cerita sedikit tentang asal kata kafir. Kata kafir itu berasal dari bahasa Arab, Right? Nah, asal katanya adalah كفر  yang berarti 'menutup'. Makna kata 'menutup' adalah menutupi diri dari kebenaran. Jadi tuh mereka -orang kafir- gak mau tau masalah tentang kebenaran, yang dia tahu dan yang dia inginkan hanya lah kesenangan dunia saja. Dan logikanya kalau 'kafir' itu kata kasar mengapa ada surat Al-Kafirun yang jelas-jelas quran adalah kitab suci, gak mungkin dong kata 'kafir' itu kasar?

Next, tentang orang kafir. Orang kafir itu apa sih? ada apa dengan orang kafir?

Orang kafir adalah orang yang tidak mempercayai adalanya Allah, dan pastinya berbeda agama dengan kita -orang muslim-. Udah pasti dong yang di sembah, yang diagungkan, yang di nomer satukan bukan Allah. Kenapa? karena mereka tidak mempercayai agama Islam sebagai pedoman hidup, tidak percaya Nabi Muhammad SAW sebagai junjungan kita, dan tidak mempercayai Allah sebagai Tuhannya. Terus gimana kalau punya temen, tetangga, bahkan saudara yang berbeda agama, dan termasuk golongan kafir? Tetap memperlakukan sebaik mungkin, sebagaimana mereka memperlakukan kita dengan ramah. Tapi, ada batasannya dalam Islam. Contohnya, ketika ada peryaan hari besar orang kafir kita tidak boleh mengucapkannya walaupun hanya sekedar 'Selamat hari Natal' GAK BOLEH. Tapi gimana kalau misalnya ada orang kafir yang mengucapkan untuk perayaan hari besar umat Islam? Yaa senyumin aja sambil bilang 'makasih'. Tapi ya jangan pas mereka lagi merayakan hari besar-besar mereka terus kita ikut mengucapkan juga.

Terus gimana masalah 'Pemimpin Kafir' ? 

Jamuan (Al-Mā'idah):51 - Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

Nah, maksudnya apaa tuh? 

Maksudnya tuh, Allah aja melarang keras di kalimat 'Janganlah kamu menjadikan orang yahudi dan Nasrani sebagai teman setia (mu)'. Ya, Allah aja udah bilang 'Janganlah' itu adalah kata perintah, jika Allah sudah memerintahkan berarti harus dilaksanakan, kalau gak dilaksanakan akan mendapatkan dosa. Sekarang gini, menjadi teman setianya saja tidak boleh, apalagi dijadikan sebagai pemimpin kita. Kita orang Islam di pimpin oleh orang kafir. Gimana tuh jadinya? Apa yang dia mengerti selain ajaran agamanya? Apakah dia bisa menjamin kita tidak akan ikut ke agamanya? Apakah kita rela di pimpin oleh pemimpin yang berbeda keyakinan? 

Keyakinan saja sudah berbeda apalagi pemikirannya. Bukankah banyak sekali keraguannya? Lalu masih adakah di benak kita untuk memlih pemimpin kafir? Indonesia adalah salah satunya Negara mayoritas umat Islam, terus mau di pimpin oleh pemimpin kafir? Ngopi ngapa Ngopi-_-!!

Emang kenapa sih orang kafir itu? sampe sampe bener bener gak boleh banget di pilih sebagai pemimpin umat Islam?

Simak baik-baik arti dari Qs. Al-Maidah ayat 18 

- Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).-

Dan pastinya ini sangat bertentangan dengan Allah, dengan agama Islam bukan? Ingatkah kalian, bahwa Allah tidak memiliki orang tua ataupun anak apalagi cucu. Karena Allah adalah Sang Khaliq, Pencipta seluruh alam. Bumi dan langit, Adam dan Hawa, aku dan kamu dan dia dan kalian dan mereka. Dan ini terbukti dalam firman Allah dalam Qs. Al-Ikhlas ayat 3 dan 4

"Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

Jadi, Allah itu bukan bapaknya siapa atau anaknya siapa. Tapi Allah itu Satu, Tunggal, dan Allah adalah yang menciptakan kita semua termasuk seluruh alamnya. Dan tidak ada yang lebih hebat melebihi Allah sekalipun itu Rasulullah.

Pokoknya gitu deh, intinya mah jangan mau deh di kasih janji-janji manis sama pemimpin kafir, entar gini lah, entar gitulah, kalau jadi pemimpinan bakalan begini lah, bakalan begonolah. Sekalipun mereka melunaskan janjinya! Daripada masuk neraka cuman gara-gara pemimpin kafir kan? 

Tolak pemimpin kafir, jadikan Islam sebagai agama yang mulia di mata umat. Tunjukan bahwa orang muslim bukanlah umat yang tidak bisa memimpin sebuah jabatan tinggi. Sekuat tenaga menahan bibit-bibit pemimpin kafir dengan cara belajar segiat mungkin. Jangan biarkan orang kafir itu terus memimpin umat Islam dengan pemikiran 'kafirnya'. semakin banyak pemimpin kafir, semakin hilang Islam di mata Umat. 

انظر ما قال و لا تنظر من قال     

Lihatlah apa yang dikatakan jangan melihat siapa yang mengatakan.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!