Friday, August 3, 2018

Mujahid The Real Super Hero


Oleh : Nurita Amalina W

Smart With Islam Jember

Guys … kali ini kita akan bahas super hero ato pahlawan.  Btw nih, bagi penggemar Marvel pasti udah ga’ asing lagi dengan sosok-sosok superhero yang hobinya nyelametin dunia, contohnya Spider-Man, Batman, Superman, X-men, Cat Women dll. Merekalah para para pahlawan yang katanya sih udah nyelametin dunia ini. Tapi sayangnya mereka hanya cerita fiktif guys alias cuma hasil imajinasi aja, bukan beneran. Hmm… emang di dunia ini ada gak sosok-sosok yang udah jadi pahlawan buat nyelametin dunia…??

Pasti ada dong guys, yuks coba kita flash back pada masa Islam berjaya. Kaum muslim senantiasa menjadi superhero dengan melakukan aktifitas Jihad. What…?? Jihad…??  Yes guys…!!! Jihad merupakan salah satu aktifitas mulia yang dilakukan kaum muslimin untuk menyingkirkan rintangan fisik terhadap dakwah dan membebaskan suatu negeri yang penuh dengan kekafiran, dan kedzliman. 

Jihad itu upaya mengerahkan segenap kemampuan dalam berperang (qital) di jalan Allah secara langsung atau membantunya dengan harta, pendapat/pandangan, banyaknya orang atau harta benda dan semisalnya. Atau upaya mengerahkan segenap jerih payah dalam memerangi kaum (kafir harbi) yang memerangi kaum muslimin dan membuat kerusakan dimuka bumi.  (An-Nabhani , Asy-Syaksiyyah al Islamiyah, II/153).

Ngobrolin tentang Jihad kok serasa serem banget sih, emang kenapa sih kok kudu Jihad…?? Gini guys, Misal nih ya…, genjatan senjata yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat sipil di Palestina. Atau dulu waktu Indonesia dijajah oleh Belanda dengan sangat kejam dan dzalim, sehingga aktifitas Jihad inilah satu-satunya cara yang perlu dilakukan untuk melawan musuh hingga akhirnya mendapatkan kemenangan. Tapi, karena makna Jihad sekarang tuh makin sempit, maka banyak kaum muslim yang takut duluan ketika bahas Jihad dalam arti seperti diatas. 

Trus, kenapa Jihad perlu dilakukan, karena Islam harus disebarkan keseluruh negeri, nah…sementara ada tuh, penguasa-penguasa yang justru bersikeras tidak mau menerima dakwah Islam, maka untuk menyelamatkan penduduk negeri tersebut dari penghalang dakwah islam maka Jihad perlu dilakukan untuk membebaskan suatu negeri dari kekafiran. Jadi, Jihad dalam Islam tujuannya sungguh sangat mulia guys, yakni memiliki misi untuk menyelamatkan penduduk suatu negeri, bukan untuk menjajah. 

Dan setelah berhasil dibebaskan dengan Jihad, maka penduduk tersebut akan mendapatkan perlindungan dari negeri Islam, mereka tetap mendapatkan hak-hak sebagai manusia dan Islam akan menjamin jiwa, harta mereka. Dan tak lupa pula Islam akan berlaku adil terhadap mereka sehingga kesejahteraan dapat mereka rasakan juga. Woow keren bingitz kan….!!! 

Hmm.. namun saat ini ketika denger kata Jihad selalu identik dengan radikal. Jihad yang merupakan mahkota agama, banyak disalah fahami saat ini, sehingga ketika ada kata-kata jihad yang terucap dari lisan kita, tuduhan teroris sudah melabeli diri ini. Dalam Beritasatu.com diberitakan bahwa Survei yang dilakukan Mata Air Fondation dan Al-vara Research Center menunjukkan bahwa 23,4 % mahasiswa dan 23,3 % pelajar SMA telah terpapar dengan paham radikal. Soalnya, mereka setuju dengan jihad dan penerapan Islam Kaffah.

Hahh…??? bener gak guys…..??? Yuks coba pikir , , hanya karena setuju dengan Jihad dan penerapan Islam lalu di cap sebagai aktifitas radikal…? Bukankah Jihad merupakan salah satu ajaran Rasulullah SAW, dan penerapan Islam secara sempuran dalam aturan kehidupan merupakan kewajiban sebagai ummat Islam. 

Nah loh…!!!.kok bisa ??? Guys, harus kita pahami ya.., bahwa musuh utama orang kafir adalah Islam, mereka tuh, tak ada henti-hentinya untuk menyerang pemikiran-pemikiran Islam, hingga mereka berhasil menjadikan ummat islam sendiri merasa tertuduh bahwa ajaran Islam mengajarkan radikalisme.  ,Misalnya dalam  Al-quran ada penjelasan tentang Jihad fi sabilillah, keutamaan Jihad, dll. Ayat ini mereka tuduhkan bahwa ajaran Islam mengajarkan kekerasan dan aktifitas teror. Sehingga dengan tuduhan ini umat Islam semakin takut untuk memahami Islam, orang tua khawatir jika anak-anaknya mengkaji Islam, bahkan Rohis yang merupakan ekstra untuk mengkaji islam dituding menjadi sarang teroris. Astagfirullah…

Guys, Jihad merupakan ajaran Islam. coba kita tengok sejarah bagaimana Muhammad Al-Fatih panglima perang di usia 21 tahun dalam berjihad menaklukkan Konstantinopel. Beliau berjihad atas dasar keimanan, dimana sebelum melakukan penaklukan beliau bersama ratusan ribu pasukan sholat berjamaah meminta pertolongan kepada Allah. Dengan membawa pasukan terbaiknya, Muhammad Al-Fatih berjihad sehingga mampu membebaskan Konstantinopel. Lalu apa yang belio lakukan setelah berhasil jihad..?

Belio mendatangi benteng dimana para orang tua, kaum perempuan, dan anak-anak berkumpul seraya berkata ‘”bahwa hari ini jiwa, harta, dan takdir kalian menjadi bagian dari tanggung jawab kami, dan kalian bebas hidup menurut keyakinan kalian”. Masya Allah…. Begitulah Islam dalam menjalankan aktifitas jihad, tidak membunuh anak-anak, wanita, orang tua, bahkan tidak merusak gedung-gedung rumah ibadah dan tidak menebangi pohon-pohon.

So, udah paham kan guys… bahwa jihad itu tidak identik dengan teror atau aktifitas brutal, dalam Islam orang yang ikut Jihad atau disebut Mujahid punya kedudukan yang tinggi dihadapan Allah SWT, bahkan ketika meninggal (syahid) di medan Jihad, Allah akan memberikan tiket surga cuma-cuma alias masuk surga tanpa hisab. Sungguh luar biasa Islam, mereka lah sosok superhero yang sejati. Kerena dengan keimanannya kepada Allah SWT rela mengorbankan jiwa, harta, tenaga hanya untuk kemuliaan Islam. 

Jadi baper nih guys, semoga  akan banyak lahir calon- calon mujahid nih, untuk kemuliaan Islam, sehingga menjadi peradaban Emas di masa yang akan datang. Aamiin. 





SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!