Monday, August 6, 2018

Kurikulum Agama islam Yang Semakin "Tereleminasi"


Oleh : Indri Lestari


Ketua umum PBNU , KH said Aqil Siradj meminta agar kurikulum pendidikan agama islam disekolah di Kaji ulang. Menurutnya pada bab tentang sejarah terlalu didominasi oleh cerita peperangan, mulai dari perang badar, perang Uhud dan perang lainnya. Hal ini ia katakan akan menimbulkan rasa radikal dikalangan siswa 


Bukankah hal ini akan membuat semakin hilangnya sejarah islam? Dimana sebelumnya kurikulum pendidikan di Indonesia sudah sangat membatasi pelajaran agama islam disekolah hanya 2 jam. Dengan materi hanya seputar ibadah dan fiqih saja.

Dengan "keinginan " Said Aqil tersebut bukan kah akan semakin hilang sejarah islam yang akan membangkitkan semangat dalam membela islam?


Kurikulum pendidikan dalam islam adalah landasan utama bagi generasi sebagai arahan dan pandangan hidup untuk pembentukan karakter pembelajaran.

Jika nilai nilai perjuangan semangat menyebarkan islam yang terlihat dari sejarah perang Rasullullah dihilangkan bukankah itu akan membuat buta generasi islam.


Dalam perang yang disejarahkan terlihat bagaimana rasullullah membela dan memperjuangkan islam, yang patut di contoh oleh generasi islam.


Jadi sangat tidak layak jika kurikulum dalam pelajaran agama islam semakin dipersempit karena lama kelamaan ajaran Islam akan tereliminasi.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!