Sunday, August 5, 2018

Kiki Challenge Bikin Geleng-Geleng


Oleh : Nurul Rachmadhani 


Setelah sebelumnya booming tik tok yang kontroversial dikalangan para alayers. Kini adalagi yang ngehits, kekinian dan keren juga digandrungi oleh para artis, bagi para remaja zaman now, yang ngaku anak gaul, apalagi yang sering eksis di medsos pasti sudah pada paham deh apa itu kiki challenge. Kalau saya jujur saja awalnya tidak tahu apa itu kiki challenge maklum sudah emak-emak 😃. Penasaran ingin tahu apa sih kok bisa sih sampai viral dan jadi trend saat ini, seliweran di beranda medsos tentang challenge satu ini. Biar update dan kekinian akhirnya searching dong, dan eng ing eng.. Ternyata kiki challenge itu sebuah atraksi tantangan ngedance dengan sebuah lagu yang katanya lagi kekinian juga, tapi ngedancenya itu dilakukan diluar mobil yang sedang berjalan dan pintu mobil dalam keadaan terbuka. Nggak kebayang sih kok bisa ya, malahan challenge ini juga diikuti sama emak-emak yang katanya biar kekinian juga. Setelah tahu, alhasil cuma bisa geleng- geleng kepala. 


Apakah mereka tidak sadar kalau perbuatan yang dilakukan ini bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang lain, seharusnya ini tidak usah dijadikan sesuatu yang ngehits dan trend di zaman sekarang, yang menjadi suatu kebanggaan toh tidak ada prestasinya juga kan, tidak ada untungnya juga. Alangakah baiknya kalau mau terkenal seharusnya dengan cara yang lebih baik juga, berprestasi gitu, dan dapat membanggakan orangtua. Media sosial digunakan untuk hal yang lebih positif, untuk menebar kebaikan, gerakan medsos untuk dakwah kan keren, yes.


Padahal aksi ini juga sudah dilarang oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, karena aksi tersebut sangat berbahaya dan bisa menjadi potensi tinggi terjadinya kecelakaan. Juga bisa dikenakan Pasal 283 jo Pasal 106 ayat 1 UU 22/2009 dengan denda maksimal Rp 750 ribu atau kurungan 3 bulan. (Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018). Tapi sepertinya larangan ini tidak membuat para remaja takut akan bahaya yang dapat terjadi. Masih tidak mengerti dengan pemikiran anak zaman sekarang, yang sebelumnya ada skip challenge hingga meresahkan para emak-emak seperti saya, karena kebanyakan anak-anak sekolah yang melakukan skip challenge. 


Coba tengoklah saudara seiman kita, pemuda dan pemudi di Palestine, dan di negeri Islam lainnya yang sedang berjuang mempertahankan dirinya dengan tetesan darah yang mengalir dari dalam tubuhnya dan mempertaruhkan nyawanya demi Islam yang tetap melekat dihati mereka, tidakkah kita malu dengan mereka?. Mereka merenggang nyawa disana walaupun sahid yang mereka dapat, tapi tidak sedikitpun mereka sia-siakan masa mudanya, masa kanak-kanaknya mereka habiskan untuk berjuang, mereka adalah saudara bagian dari kita. Seharusnya kita bisa lebih baik dari mereka. Para pemuda Islam seharusnya bisa mencontoh dan meneladani Mush’ab bin Umair, beliau merupakan pemuda  keturunan Quraisy yang tampan dan kaya di kota Mekah yang rela menjual dunianya demi untuk mendapatkan kekalnya kebahagian di akhirat. Tetapi kenyataannya pemuda Islam zaman sekarang banyak yang lalai dan lupa, malah asyik dengan ketenaran yang katanya biar banyak dikenal orang melakukan aksi ini itu lalu menjadi viral, hingga jauh sekali lintasan pikiran akan kematian di benak mereka, padahal belum tentu Allah berikan surga pada kita. Apa karena kita tinggal di negeri yang aman hingga menjadikan kita lalai, sulit untuk meninggalkan zona nyaman kita, tapi itu harus berubah, harus berani keluar dari kenyamanan ini, jangan terlena dengan hal duniawi karena para pemuda adalah generasi bangsa. Kalau generasinya sudah abai seperti ini bagaimana kejayaan Islam akan cepat bangkit. 


Maka dari itu, sebagai orangtua juga harus membenahkan diri tidak berhenti mencari ilmu agar bisa mendidik dan menjaga anak-anak supaya tidak masuk dan terjerumus kedalam pergaulan yang bisa dikatakan amburadul, berikan anak tentang pemahaman Islam yang benar sehingga anak memiliki pemikiran yang Islami, akidah yang kuat, akhlak yang baik, seperti dalam hadist Rasulullah SAW bersabda : “ Muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah akhlak mereka” (HR Ibnu Majah). Sehingga dengan ilmu dan pemahaman yang mereka dapat, mereka siap menjadi penerus dan pejuang Islam yang tangguh, dan mereka juga bisa turut ikut bagian dalam memperjuangkan kembalinya kejayaan Islam.


Wallahua’lam bishowab.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!