Wednesday, August 1, 2018

I Love You Because Allah (Bag. 1)


Oleh: Trisnawati


Menikah salah satu kebutuhan dari naluri melestarikan keturunan (gharizah nau’). Karena ia merupakan fitrah yang butuh pemenuhan walaupun jika tidak dipenuhi maka tidak mengakibatkan kematian, namun hanya gelisah memikirkan si “adek” dan si “abang”.


Fitrah tersebut diberikan bukan tanpa tuntunan. Allah memberikan jalan agar fitrah terpenuhi dengan cara yang benar. Untuk memenuhi Gharizah Nau’ yang salah satu penampakkannya adalah suka kepada lawan jenis, Allah telah menjelaskan langkah-langkah yang harus ditempuh sebelum menuju pernikahan suci yang diridho Allah.


Langkah pertama, Motivasi. Apa sih yang menjadi motivasi kita untuk menikah. Sebagian orang mungkin termotivasi karena dorongan orang tua dan lingkungan. Saat usia remaja mulai terlewati berbagai pertanyaan hadir menghiasai masa-masa dewasa dari umur. Sehingga status single menjadi dilema tersendiri yang harus segera diakhiri dengan mengubah status menjadi menikah.


Motivasi lain yang sering mendorong seorang pria untuk menikahi lawan jenisnya dan memilih pasangan hidupnya diantaranya karena harta, keturunan, kecantikan dan karena agamanya. Tak jarang motivasi dari nafsu juga hadir namun terkadang nafsu tak sampai kepada pernikahan suci namun pernikahan yang terpaksa segera dilakukan karena sang pasangan telah berbadan dua atau ketangkap basah melakukan aktivitas zina.


Dari sekian banyak motivasi yang menjadi dorongan seseorang untuk menikah maka tentu islam telah menetapkan motivasi apa yang harus dimiliki ketika ingin menikah. Allah SWT berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku”

(QS: adz-Dzariyat:   56)

Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ: لِمَـالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ.

“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.”


Jadikanlah motivasi mengikat pernikahan suci yang akan dijalani semata karena Allah dan pilihlah pasangan yang akan sanggup menjalani bahtera kehidupan yang kadang ada hujan bahkan badai. Tentu dengan memilih pasangan yang paham akan agamanya dan menjadikan setiap suka dan duka didalam menjalani kehidupan bersama menjadi ibadah untuk menggapai ridhonya.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!