Friday, July 27, 2018

Sebuah Renungan, Untukmu Wahai Para Wanita


Oleh :  Nur Qhanata


Wahai para wanita yang di rahmati Allah SWT. Ana ingin menyampaikan tentang problematika seorang wanita. Yang sering kita lihat di zaman now ini. Bahkan fakta yang sudah nyata kita lihat di berbagai kota, daerah atau di desa-desa. 


Ketika di bulan ramadhan mereka semua menutup aurat-aurat meraka. Tidak hanya kita bahkan artis-artis di luar sana. Walaupun menutup auratnya belum sempurna.


Wahai kaum wanita, tidak kah kita beriman pada Allah dan RosulNya. Bahwa apa yang di wahyukan oleh Allah SWT ke pada RosulNya, wajib bagi kita mentaati syari'atNya. Tidak boleh membantahnya.


Wahai kaum wanita, sadarilah kita ini adalah ciptaan Allah.  wajib Tak layak bagi mencari hukum lain di saat Allah telah memerintahkan kita tunduk pads syari'atNya. Maka janganlah kita membantahnya.


Allah SWT berfirman:


يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا.


 "Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu mu, anak2 perempuan mu, dan istri2 orang mukmin. hendaklah mereka menutup jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk di kenali sehingga mereka tidak di ganggu".  (Qs.Al ahzab : 59)


Di ayat yang lain Allah juga berfirman:


مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ "


"Katakanlah pada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali yag (biasa) terlihat. dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya". (Qs.An nur : 31)


Sudah jelas Allah memerintahkan di dalam kitabNya tentang menutup aurat. Jadi janganlah sekali-kali kita melanggarnya. Sedangkan kita membaca kitabNya namun enggan mengikutinya.


Dan setelah membacanya  kita menutup kitabNya. kita berbuat sesuka hati kita untuk bermaksiat kepada Allah. Keluar rumah tanpa menutup aurat, padahal maksiat. Wahai para wanita bukan hanya makan babi atau berzina saja maksiat. Tetapi buka aurat juga maksiat di sisi Allah.


Maka selama masih ada kesempatan Allah berikan untuk bertaubat. maka jangan biarkan kesempatan itu habis dan sia sia. Merugilah hidup kita dunia dan Akhirat.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!