Saturday, July 28, 2018

Sahabat Syurga


By : Asma Ridha


Sahabat adalah orang terdekat. Sahabat pula bisa menghantarkan diri menjadi baik atau buruk. Seseorang bisa berubah karena mengikuti pola temannya. Ada yang dulunya tidak suka merokok, berteman dengan perokok menyebabkan dirinya juga ikut merokok. Berteman dengan pemabuk, menyebabkan dirinya lebih candu dengan alkohol. Dan berteman dengan penzina, maaf cakap diapun akan ikut menjadi penzina pula. 

.


Demikian pula sahabat yang baik dan sahabat syurga. Syafaatnya akan dirasakan baik di dunia maupun di akhirat. Karena Sahabat di dunia adalah cerminan sahabat di akhirat kelak. Maka wajar Rasulullah SAW mengabarkan kepada kita. Tidak jarang melalui sahabat Allah berikan jalan kebaikan untuk beepegang teguh di jalan-Nya. Saling mendoakan dan menguatkan, saling menegur ketika lalai dan abai. 

.


Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dalam hadis yang panjang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang syafaat di hari kiamat,


حتى إذا خلص المؤمنون من النار، فوالذي نفسي بيده، ما منكم من أحد بأشد مناشدة لله في استقصاء الحق من المؤمنين لله يوم القيامة لإخوانهم الذين في النار، يقولون: ربنا كانوا يصومون معنا ويصلون ويحجون، فيقال لهم: أخرجوا من عرفتم، فتحرم صورهم على النار، فيخرجون خلقا كثيرا قد أخذت النار إلى نصف ساقيه، وإلى ركبتيه، ثم يقولون: ربنا ما بقي فيها أحد ممن أمرتنا به، فيقول: ارجعوا فمن وجدتم في قلبه مثقال دينار من خير فأخرجوه، فيخرجون خلقا كثيرا، ثم يقولون: ربنا لم نذر فيها أحدا ممن أمرتنا…

.

Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji.


Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka.

Para mukminin inipun mengeluarkan banyak saudaranya yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya.


Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari neraka, sudah tidak tersisa.”


Allah berfirman, ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar.”


Maka dikeluarkanlah orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka. Kemudian mereka melapor, ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas…” (HR. Muslim no. 183).


Memahami hadis ini, Imam Hasan al-Bashri menasehatkan,


استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة


Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.”


Imam Ibnul Jauzi menasehatkan kepada teman-temannya,


إن لم تجدوني في الجنة بينكم فاسألوا عني وقولوا : يا ربنا عبدك فلان كان يذكرنا بك


”Jika kalian tidak menemukan aku di surga, maka tanyakanlah tentang aku kepada Allah. Ucapkan: ’Wahai Tuhan kami, hambaMu fulan, dulu dia pernah mengingatkan kami untuk mengingat Engkau.” Kemudian beliau menangis.


Sobat, nikmat terbesar ketika memiliki sahabat dunia sekaligus sahabat akhirat. Ingatlah Imam Syafi’i pernah berkata, “Jika engkau mempunyai sahabat yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka peganglah erat dia, jangan pernah engkau melepaskannya. Karena mencari sahabat baik itu sulit, tapi melepaskannya sangat mudah.”


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!