Wednesday, July 25, 2018

Remaja kekinian? Ya, ngaji!


Oleh: YuyunH2I


Apa sih yang terlintas dibenak kita ketika mendengar remaja kekinian? Apakah Remaja yang selalu update dalam segala hal. Mulai dari smartphone keluaran terbaru, fashion yang lagi tren, tempat nongkrong yang fonemenal, berita gosip sang idola yang lagi hot atau latah jadi pengguna aplikasi tok tok eeh tiktok. Apakah seperti itu remaja kekinian?#Eemmm


Dunia remaja masanya coba-coba suka kepo sama hal-hal yang baru ditemuinnya. Mencoba hanya karna untuk menghilangkan rasa penasaran. Tak sedikit akhirnya banyak remaja malah terperosok di dalamnya.


Melakukannya tanpa terlebih dahulu bertanya. Apakah dibolehkan oleh syariat islam atau tidak.


Sob, dunia remaja tak melulu tentang update tempat nongkrong yang asik, pacaran dll. Apalagi statusmu sebagai pelajar, aktivitas belajar menjadi hal yang wajib dilakukan. Menjalani sebagai seorang pelajar bukan berarti menomor duakan perkara ngaji loh atau malah menghilangkannya. Oh, No.


Remaja kekinian harusnya selalu update terus ilmu agamanya lewat jalan ngajilah semua itu bisa diraih.


Sob, mau tahu nggak Tips menjadi remaja kekinian lewat ngaji?


Yuk, kita simak. Cekidot!


Selalu kepo


Kepo dengan ilmu agama yang belum kita ketahui itu keren banget. Ketika kepo menghantui kita, ih... serem hehe. Kita pasti bakal mencari tahu. Misal nih, kenapa sih pacaran haram, kan Allah menciptakan ghorizah nau (Naluri kasih sayang). Terus kepo dech cari jawabannya.


Langsung dijawab oleh Allah dalam firman yang artinya: 

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32).


Terjawab sudah rasa keponya. Jawaban itu bisa didapat lewat jalan ngaji. Catet


enggak kuper


Kuper alias kurang pergaulan. Kata tersebut horor bagi setiap orang khususnya sebagian kalangan remaja, siapa sih yang mau dibilang kuper hehe. 


Sob, dengan kita ngaji yakin deh kita nggak akan ngalamin kuper. Suer.


Kalau masih ada yang bilang pakai kerudung dan jilbab (gamis) itu norak, kaya emak-emak dll berarti orang tersebut nggak gaul alias kurang pergaulan. Hihi 


Menutup aurat bagi perempuan itu kudu bin wajib sebagaimana Allah menyampaikan dalam firman yang artinya:

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya” (An Nur: 31). 


Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al ahzab ayat 59)


So, mau jadi remaja kekinian? Yuk Ngaji. Dengan ngaji rasa kepo tentang hal apapun akan tau jawabannya dan tentunya kita nggak akan kuper terhadap syariat islam. Yuk ngaji.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!