Thursday, July 26, 2018

Pentingnya Pendidikan Aqidah untuk Anak Usia Dini


Oleh Keni Rahayu


Pernah denger istilah "al-umm madrosatun uula"? Iya. Ibu adalah sekolah pertama untuk anak-anaknya.


Bayi-bayi baru lahir selain tumbuh kembang di fisik, akalnya juga dalam proses menuju sempurna. Walaupun masih kecil, jangan dikira anak tidak merekam, menyimpan, dan menjadikan didikan orang-orang di sekitarnya sebagai ilmu. Tidak. Mereka merekam dengan sangat baik.


Itulah sebenarnya salah satu dari sekian banyak yang perlu dipersiapkan untuk kalian yang ngaku sudah siap menikah. Apa itu? Aqidah. Iya. Aqidah bagi kita dan bagaimana membentuk aqidah untuk anak-anak kita.


Aqidah adalah pondasi. Keimanan kepada Allah yang terealisasi dalam ketaatan memenuhi syariat-syariatNya. Ngaku beriman tapi gak taat sama Allah? Perlu ditengok lagi, luruskah aqidah kita?


Aqidah harus tertancap kuat, terlebih kita sebagai calon orang tua. Inilah yang akan menjadi dorongan kita untuk mendidik anak kita beraqidah sempurna. Jika sejak kecil sudah dididik iman kepada Allah beserta kesadaran atas konsekuensinya yaitu TAAT, maka setelah baligh dia akan siap menjalani kehidupan dalam ketaatan padaNya. Jika ia tak mengerti caranya, ia akan berusaha mencari tau, "apakah ini boleh/tidak ya oleh Allah".

.

Tidak sedikit, orang jaman sekarang yang usianya saja yang besar, tapi syariatNya masih belajar. Sudah ibu-ibu tapi masih belajar menutup aurat. Masih belajar keluar rumah, nyapu di depan rumah dasteran pendek, tapi pake kerudung. Masih ada? Banyak. Bahkan bapak-bapak yang sudah mau jadi kakek, masih belajar sholat berjamaah di masjid.


Kenapa ini terjadi? Karena sejak kecil, aqidah belum mantap. Aqidahnya masih perlu ditanamkan lagi. Inilah mengapa, kita perlu ngaji, mengkaji Islam tiada henti.


Dear para calon orang tua, sebelum mendidik anak, siapkan dulu ya ilmunya. Biar nanti gak jadi tanggungan di hadapan Allah azza wajalla.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!