Monday, July 30, 2018

Panggung Politik, Bukan Panggung Sandiwara


Oleh: Yuni Masruroh


Tahun politik akan segera dimulai. Kali ini, akan lebih banyak wajah-wajah artis mewarnai panggung politik di 2019 nanti. Tercatat sekira 54 artis akan berpartisipasi sebagai bakal calon legrislatif pada Pemilu Legislatif 2019. Partai Nasdem menyumbang 27 orang artis, diikuti PDI Perjuangan sekira 13 orang, PKB sebanyak 7 orang, dan sisanya dari partai-partai lain.


Alasan dari partai-partai tersebut mengusung artis sebagai bakal calon legislatif pada Pemilu Legislatif 2019 nanti diantaranya partai Nasdem yang mengusung paling banyak bacaleg dari kalangan selebritis ini adalah karena ingin memberikan warna baru di dunia perpolitikan. Sebenarnya artis ikut terjun pada ranah politik bukanlah suatu hal yang baru bagi kita. Akan tetapi, untuk tahun politik kali ini, jumlah mereka semakin mewarnai panggung perpolitikan. 


Dunia artis tentu sangat berbeda jika dibandingkan dengan dunia politik. Dalam dunia artis, mereka hadir untuk menghibur masyarakat dengan berbagai peran mereka masing-masing. Sedangkan politik adalah pengaturan urusan masyarakat. Dimana dalam urusan ini dibutuhkan ilmu dan keahlian dalam mengurusi rakyat. Dan tidak sembarang  orang bisa menjalankan peran ini. 


Politik Dalam Islam


Pengertian politik dalam Islam didiskripsikan didalam Mu'jamu Lughotil Fuqaha' dengan " Pemeliharaan terhadap urusan umat baik didalam negeri maupun diluar negeri sesuai dengan syariah Islam". Jadi, siapapun yang terjun dalam ranah politik dia harus serius dan bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan pemeliharaan atau pengaturan urusan umat. 


Sungguh sangat disayangkan, jika dunia perpolitikan saat ini hanya dianggap panggung sandiwara. Sudah banyak diketahui bahwa mereka yang mencallonkan diri akan mengeluarkan janji-janji manis yang akan hilang setelah mereka terpilih nantinya. Lagi-lagi rakyat yang akan menanggung semuanya. Akibat dari ajang percobaan ini nantinya rakyat harus kembali menelan kado pahit hasil pemilihan anggota legislatif yang sebenarnya tidak memiliki kemampuan didalamnya. 


Karena rakyat bukan hanya sekedar butuh hiburan atau mewarnai dunia politik layaknya panggung hiburan. Tapi rakyat butuh seluruh kebutuhan hidup mereka dipenuhi dengan cara yang adil dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka. Rakyat juga membutuhkan pemimpin yang amanah yang takut akan pertanggung jawaban di hadapan Allah kelak. Dan pemimpin yang amanah ini hanya akan kita temukan dalam sistem yang sempurna yang berasal dari Allah  Dzat Yang Maha Sempurna. 


Wallahua'lam bi shawab


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!