Saturday, July 21, 2018

No Buka-tutup jilbab


Oleh: Rosmita (Pemerhati Generasi) 

 

 Dizaman ini jilbab telah menjadi trendsetter dikalangan masyarakat luas dari mulai pelajar, wanita karir, dan ibu rumah tangga. Berbagai macam model jilbab beredar ada jilbab syar'i, jilbab modern, sampai jilbab nusantara. Tapi sayangnya mereka hanya mengenakan jilbab disaat tertentu saja, setelah itu mereka lepas jilbab mereka dan mengumbar aurat kemana-mana. 

  Ada seorang pelajar yang hanya memakai jilbab saat kesekolah setelah pulang sekolah ia lepas jilbabnya. Ada juga wanita karir yang memakai jilbab saat bekerja setelah pulang kerja ia lepas jilbabnya. Ada lagi ibu rumah tangga yang mengenakan jilbab disaat tertentu saja misalnya, saat pengajian, mau kondangan, atau waktu antar-jemput anak sekolah tapi sehari-harinya ia umbar auratnya. 

  Bagaimana pandangan islam tentang jilbab? 

Jilbab adalah pakaian yang diulurkan keseluruh tubuh untuk menutup aurat seorang wanita. Hukum mengenakan jilbab adalah wajib bagi setiap muslimah yang beriman,sama wajibnya dengan dengan hukum mengerjakan sholat karena sama-sama ada perintahnya dalam Al-Qur'an. 

"Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mu'min : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka" yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang. " (Qs. Al-Ahzab : 59) 

Ayat diatas adalah dalil wajibnya jilbab bagi muslimah yang beriman. 

  Bolehkah mengenakan jilbab disaat tertentu saja dan mengumbar aurat dilain waktu? 

Dalam ayat lain Allah berfirman: "Dan katakanlah kepada wanita beriman : "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yg biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, ayah mereka, ayah suami mereka, putra-putra mereka, putra-putra suami mereka, saudara laki-laki mereka, putra-putra saudara perempuan mereka, wanita-wanita islam, budak-budak yang mereka miliki pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita),anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. " (Qs. An-Nur:31) 


Jadi sudah jelas bagi seorang muslimah yang beriman wajib hukumnya mengenakan jilbab saat keluar rumah dan tidak boleh menampakkan aurat kecuali kepada mahromnya. Maka tidak ada istilah buka-tutup jilbab semaunya dalam islam, Al-Qur'an telah mengatur kapan jilbab boleh dilepas dan kapan harus dipakai. 

  Lantas jilbab seperti apa yang dibenarkan dalam islam? 

* Syarat-syarat jilbab menurut hukum syara' :

1.Menutupi seluruh tubuh, sebagaimana firman Allah : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. " (Qs.Al-Ahzab:59)

2.Tebal dan tidak tipis atau transparan. 

3.Longgar dan tidak sempit atau ketat. 

4.Tidak memakai wangi-wangian. 

"Sesungguhnya seorang wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati kaum laki-laki bermaksud agar mereka mencium aromanya, maka ia telah melakukan perbuatan zina" (HR. Tirmidzi) 

5.Tidak menyerupai pakaian laki-laki. 

"Nabi saw melaknat seorang laki-laki yang mengenakan pakaian wanita dan seorang wanita yang mengenakan pakaian laki-laki. " (HR. Abu Daud dan An-Nasa'i) 

6.Tidak menyerupai pakaian orang kafir. 

"Siapa yang meniru suatu kaum,maka ia termasuk golongan mereka."  (HR. Ahmad) 

  Apakah jilbab bisa diterapkan saat ini? 

Bagi sebagian muslimah yang paham agama ia akan mengenakan jilbab dan menutup auratnya. Tapi bagi muslimah yang awam soal agama ia hanya mengenakan jilbab disaat tertentu saja atau buka tutup jilbab semaunya,bahkan ada muslimah yang enggan mengenakan jilbab. Sebenarnya negara berperan penting dalam menegakkan syari'at jilbab.Negara yang menjadikan syari'at islam sebagai dasar negaranya akan mewajibkan seorang muslimah untuk mengenakan jilbab dan memberikan sanksi bagi yang tidak mau mentaatinya. Tapi sayang sistem yang ada saat ini belum bisa menerapkan syari'at jilbab untuk seluruh muslimah dinegri ini. Syari'at jilbab baru bisa diterapkan apabila khilafah tegak dan syari'at islam dijadikan dasar negara yang mengatur seluruh aspek kehidupan.  

Wallahu a'lam bishowab.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!