Monday, July 16, 2018

Menyempurnakan Sholat


Oleh: Minah, S.Pd.I


Sering kali para remaja, orang dewasa maupun orang tua menyepelekan sholat, banyak alasan yang mereka  lakukan sehingga meningalkan sholat, terlebih lagi saat mereka disibukkan dengan pekerja, mereka enggan untuk sholat, sibuk dengan urusan pribadi bahkan malas sholat. Ada yang sudah sholat tetapi belum sempurna. Padahal sholat itu adalah wajib dan kita dianjurkan untuk menyempurnakan sholat kita.


Sholat adalah rukun Islam yang kedua dari Rukun Islam setelah syahadatain. Dari Ibnu Umar. Rasulullah SAW bersabda: “ Islam dibangun diatas lima perkara:persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan sholat, menunaikan zakat, haji dan puasa bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan an-Nasai).


Sholat merupakan amal perbuatan manusia yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat kelak. Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “yang pertama kali dihisab dari perbuatan seorang hamba pada hari kiamat adalah sholat wajib.” (HR. Ahmad, abu Dawud, ibnu Majah, Tirmidzi dan an-Nasai).


Sholat merupakan amal yang paling disukai Allah SWT. Dari Abdullah bin Mas’ud ra, ia berkata: “ aku bertanya kepada Rasulullah, Perbuatan apakah yang paling disukai Allah SWT? Beliau SAW menjawab: Shalat tepat pada waktunya…” (HR Bukhari).


Dari hadits diatas menjelaskan bahwa sholat itu hukumnya wajib dan kita sebagai seorang Muslim wajib untuk menjalankan sholat. Bagimanapun keadaan kita, dalam kondisi senang atau susah, luang ataupun sempit, walaupun seorang Muslim itu sakit, tidak bisa bangun atau bergerak, selama ia sadar, maka ia tetap diwajibkan untuk Sholat.


Sholat-sholat fardhu dilakukan lima kali sehari, tentu tidak setiap saat seseorang melakukan sholat dengan khusyuk. Bisa jadi, bagi kebanyakan kita shalat waktu hanya sekedar rutinitas saja dan kadang tanpa kekhusyuan. Padahal Rasulullah saw pernah bersabda: “Bila seseorang mengerjakan sholat pada waktu-waktu yang telah ditetapkan dengan wudhu yang sempurna, dengan khusyuk dan tawaduk, serta dengan berdiri, rukuk dan sujud yang dilakukan dengan baik, maka sholat yang demikian akan menjadi cahaya yang indah yang akan mendoakan pelakunya dengan kata-kata, “semoga Allah memelihara engkau sebagaimana engkau telah memelihara aku.” Sebaliknya, bila seseorang tidak menjaga sholatnya, tidak berwudhu dengan sempurna serta tidak berdiri, rukuk dan sujud dengan khusyuk, maka sholatnya akan menjelma menjadi wajah yang buruk dan gelap sembari berkata. “semoga Allah menyia-nyiakanmu sebagaimana engkau telah menyia-nyiakan aku.” Lalu atas kehendak Allah, sholatnya dilemparkan kemuka pelakunya seperti kain yang buruk.” (HR. ath-Thabrani).


Baik buruknya sholat menjadi penentu amal-amal lainnya, sabda Rasulullah saw: “yang pertama kali akan di hisab pada seorang hamba pada hari kiamat kelak adalah sholatnya. Jika sholatnya baik maka akan baiklah semua amalnya. Jika sholatnya rusak maka akan rusak pula semua amalannya.” (HR. ath-Thabrani).


Oleh karena itu, tentu sudah seharusnya setiap Muslim menyempurnakan terlebih dulu amal sholatnya sembari menyempurnakan amal-amalan baik yang lain. Tetapi terkadang karena seringnya seorang Muslim mengerjakan sholat 5 waktu, masih ada yang mengerjakan sekedar rutinitas saja demi menggugurkan kewajiban, jika benar ini terjadi, tentu kita harus merenungkan kembali, sejauh mana kualitas sholat-sholat yang selama ini telah kita lakukan. Sebab pahala sholat setiap orang berbeda-beda, tergantung pada kualitas sholatnya, sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Bila seseorang selesai mengerjakan sholat, maka dia akan mendapatkan sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh,, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga atau seperdua pahala sholatnya. “ (HR. abu Dawud). “Sesungguhnya sholat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-Ankabut:45).


So, yuk kita berlomba-lomba untuk menyempurnakan sholat kita. Niatkan sholat hanya karena Allah. Berwudhu dengan sempurna. Sehingga kita bisa meningkatkan kualitas sholat kita dengan kekhusyuan dan tawadhu. Wallahua’lam.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!