Saturday, July 14, 2018

Menjauhi Syari'at Allah Mendatangkan Kesempitan Hidup


Oleh: Lilieh Solihah (revowriter Karawang)


Berbagai macam problematika hidup yang dirasakan saat ini bisa jadi karena kita jauh dari aturan Allah, petunjuk wahyuNya dikesampingkan, syariat islam dibatasi "di mesjid tidak boleh ngomongin politik lah" "ceramah gak usah bawa bawa politik lah" dan berbagai omongan ini itu yang tidak boleh di sangkut pautkan dengan Islam yang akhirnya ketentuan Allah dikebiri, syari'atNya ditinggalkan namun sebaliknya hukum warisan penjajah di lestarikan


Sistem buatan manusia yang jauh dari Alquran dan as-sunah justru diterapkan dalam segala aspek kehidupan dan akibatnya kehidupan masyarakat terus menerus dilanda masalah, sebagai contoh baru baru ini masyarakat di kagetkan dengan naiknya harga BBM dan ini berdampak kepada hal yang lainnya seperti naiknya harga telur yang mencapai 30'ribu/kg, kesehatan yang mahal sampai biaya pendidikan pun gak mau kalah ikut ikutan naik juga.

Dan ujung ujungnya emak emak banyak yang mengeluh dengan kenaikan harga harga akhir akhir ini, biaya sekolah yang terus melonjak naik otomatis biaya untuk hidup pun jadi naik pula, bikin para emak harus putar otak bagaimana caranya agar terpenuhi semua kebutuhan hidup, dan yang merasakan dampak dari  ini semua adalah masyarakat juga


Belum lagi dengan hutang pemerintah yang semakin membengkak per april 2018 mencapai Rp 4.180,6 triliun (cnb Indonesia.com 17/5/2018) makin besar jumlah hutang makin tersedot kas negara dan akhirnya rakyat lagi yang jadi sasaran. Padahal negara kita kaya raya dengan sumber daya alam yang melimpah ruah, tapi sungguh sangat di sayangkan kekayaan alam yang dimiliki bangsa kita sudah dimiliki bangsa asing, yang menikmati kekayaan alam kita malah orang asing dan aseng bukan kita yang orang pribumi, miris.


Kesempitan kesempitan ini benar-benar sangat dirasakan oleh bangsa kita yang dikenal dengan zamrud khatulistiwa nya,. Dengan kekayaan alam yang ada malah kita tidak mendapatkan ketentraman kedamaian dan keamanan, ini semua terjadi karena berpalingnya kita dari syari'at Allah, dan seharusnya kita jangan merasa aman dengan kondisi sekarang

Allah SWT berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ


"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."  (QS. Ar-Rum 30: Ayat 41)


Tidak ada lagi jalan keluar dari kesempitan hidup sekarang ini kecuali dengan kembalinya kita kepada syari'atNya Allah SWT. Kita harus menerapkan kembali syari'at Islam di negeri ini baik dalam aspek ekonomi, politik, sosial, budaya dan aspek yang lainnya, karena hanya dengan ini lah kita akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Kita harus menjadi orang yang beriman dan bertaqwa menerapkan syariat Islam secara menyeluruh (kaffah) sesuai Alqur'an dan as-sunah, karena Alqur'an diturunkan untuk menyelesaikan semua masalah kehidupan manusia, dari urusan bangun tidur hingga bangun negara.


Wallahu a'alam...


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!