Saturday, July 14, 2018

Menikmati Ujian Dakwah


Oleh: Minah, S.Pd.I

(Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban)



“ Ujian akan senantiasa menyertai seorang hamba hingga ia berjalan di muka bumi, sementara tidak ada lagi satu kesalahan pun pada dirinya.” (HR. Tirmidzi)


_Saat dakwah penuh resah gelisah, Allah menguatkan hati kita dan membuatnya tetap terarah_


_Saat dakwah kurang menggugah, Allah selalu hadir mengobati jiwa kita yang gundah_


_Saat dakwah semakin cerah, Allah hadiahi ridho-Nya yang kian melimpah_


_Saat dakwah membuat hidup menjadi lebih indah, Allah membuat kita rindu untuk sampai di satu tempat yang di sebut JANNAH_


_Ya Allah, layakkan kami untuk dikumpulkan dalam kebaikan di dunia, atau pun di surgaMu. Aamiin Allahumma Aamiin._



Jika kita memilih jalan hidup sebagai seorang pengemban dakwah (dokter Ummat) yakinilah wahai saudaraku, kita akan dihadapkan dengan hari-hari yang sangat sulit. Hari-hari yang akan penuh dengan ujian dan cobaan. Hari-hari yang hanya membutuhkan kesabaran untuk mengalahkannya. Jika kita tidak meyakini akan janji Allah bagi seorang pengemban dakwah pasti kita akan merasa sulit melewati hari-hari itu. Akan tetapi, yakinilah bahwa janji Allah itu tidak akan pernah bohong, janji Allah itu pasti benar, dan janji Allah itu pasti akan Allah tunaikan. Jadi, mulai saat ini siapkanlah diri kita untuk menghadapi semua itu. Tetap istiqomah dalam dakwah.



“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebaikan, bahwa Dia  sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan  meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhoi. Dan Dia benar-benar mengubah keadaan mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahKu dengan tidak mempersekutukanKu dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa tetap kafir setelah janji itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An-Nur:55)



Dakwah adalah suatu kewajiban yang harus disampaikan. Dalam dakwah itu tidak mudah, tapi akan ada ujian yang datang silih berganti, adakalanya dakwah kita diterima, atau bahkan ditolak. Itulah nikmat ujian dalam dakwah. Tapi yakinlah bahwa janji Allah itu pasti. Sungguh kemenangan Islam yang kita dapatkan, jika kita bersabar dalam menghadapi ujian dalam dakwah. Kita sebagai seorang pengemban dakwah harus lah bersabar. Walau sabar itu pahit, tapi akhirnya akan berbuah manis.



Kalau saja kita hendak mendaki gunung. Tentu akan kita temui sebuah jalan yang sangat curam untuk dapat sampai pada puncak tertinggi gunung itu. akan kita hadapi perjalanan yang penuh dengan kesusahan, penuh dengan keringat membasahi tubuh bersih kita. Akan tetapi dibalik semua itu akan kita temui sebuah ujung dari semuanya. Akan kita temukan sebuah tempat indah yang banyak menyimpan kerahasiaan Allah SWT. Yang tidak akan terkalahkan keindahannya dengan apa-apa yang dibuat oleh manusia. Itulah gambaran perjuangan seorang pengemban dakwah.



“Sesungguhnya Allah Azza Wajalla jika mencintai suatu kaum, maka Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Barang siapa yang sabar, maka dia berhak mendapatkan pahala kesabarannya. Dan barang siapa marah, maka diapun berhak mendapatkan dosa kemarahannya.” (HR. Ahmad) 



Di ujung perjalanan panjang yang penuh rintangan, pastilah akan kita hadapi sebuah keindahan yang kita nanti-nantikan. Dan segala apa-apa yang kita jalani, pasti akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT. Berupa surga-Nya yang begitu indah dan memesona, dan tidak ada tempat yang bisa mengalahkan keindahan surga-Nya. 



Sungguh indah pada waktunya. Semoga kita tetap istiqomah dalam memperjuangkan agama Allah serta tetap semangat dalam mendakwahkan Islam hingga akhirnya Allah memberikan kemenangan hakiki kepada ummat Islam. aamiin. So, nikmatilah ujian dakwah! Sabar dan istiqomah.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!