Sunday, July 29, 2018

Memilih Sahabat Taat atau Sebaliknya


Oleh : Ratna P. Lestari

"Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya." (HR. Ahmad dan Tirmidzi) 

Hadist tersebut acap kali kita dengar, yang menunjukkan bahwa pengaruh teman sangat luar biasa. Hadist senada pun juga ada, yakni :

"Apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, maka mereka bertanya tentang sahabat mereka kepada Allah. "yaa Rabb, kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia sholat, puasa bersama kami ran berjuang bersama kami? ". Maka Allah berfirman, "Pergilah ke neraka lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang dihatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarah". (HR Ibnu Mubarak dalam kitab az-zuhd"

Seringkali kita menjumpai, ketika kita mengajak seorang teman untuk bersama-sama mengkaji Islam, kita mendengar berbagai alasan mereka untuk menolak. Entah karena anaknya masih kecil, anaknya suka bikin gaduh, belum siap, manunggu waktu yang pas dan beberapa rentetan macam alasan yang lain. Tentu sedih sekali ketika mendengarnya. Padahal menuntut ilmu (mengkaji Islam) adalah sebuah kewajiban. Seperti tertuang dalam firman Allah

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ)

[Surat Al-Mujadilah: 11]

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Dan di dalam sebuah hadist

  مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ


   Rasululloh Bersabda :

“Barangsiapa yang menapaki suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke Surga. [ H.R. Ibnu Majah & Abu Dawud ]

Bila sudah demikian, maka apalagi yang kita tunggu? Allah pasti akan mempermudah semua urusan kita ketika kita berniat untuk berangkat, serta meringankan kaki kita. Tapi bila sebaliknya, kiya masih saja beralasan sibuk, tidak suka sempat dsb, maka Allah akan terus menyibukkan kita dengan hal-hal tersebut. Karna Allah menurut prasangka hambaNya. 

Maka alangkah baiknya kita selektif dalam memilih teman bergaul. Karena sesungguhnya teman yang baik adalah teman yang tidak menjerumuskan pada hal-hal yang Allah tidak ridha. Misalnya sebenarnya kita punya keinginan untuk ikut kajian ilmu, atau kita sudah ingin sekali menutup aurat. Kita utarakanlah keinginan tersebut. Teman yang tidak baik maka akan berkata, "Ngapain sih ikut kajian-kajian segala. Orang itu yang penting sudah sholat, bisa baca Al-quran, suka sedekah, sudah cukup. Gak perlu lah ribet-ribet begitu. " ya kurang lebih seperti itu. Dia selalu membuat kita menunda kebaikan atau bahkan melupakan keinginan kita tadi. Miris bukan? 

Bagaimana dengan teman yang baik?  Maka ia akan bertindak sebaliknya, yakni mendukung kita, ia akan mau kita ajak dalam kebaikan. Bahkan menemani kita, dan kalaupun ia belum berkenan untuk diajak, maka ia tetap menghormati pilihan kita. Sahabat yang taat, ketika kita ingin menutup aurat, maka ia juga mendukung meskipun dia sendiri belum menutup aurat, juga selalu menguatkan keinginan kita. Dan ketika kita ingin mengikuti kajian ilmu maka ia pun juga mendukung. 

Janganlah takut kehilangan teman, karena seorang teman yang menginginkan kebaikan akan diri kita, ia akan selalu ada disaat kita butuh, entah itu solusi atau hanya sekedar nasehat, ia akan selalu memotivasi kita. Dan yang terpenting, ketika kita meninggalkan 1 hal karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Allah tidak hanya akan mengganti 1 saja, tapi banyak. Bahkan kita pun bisa turut mengajak teman kita agar bersama menapaki jalan taat yang sebenarnya sangat indah dan luar biasa. 

Penulis: Ratna P. Lestari



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!