Tuesday, July 24, 2018

Manusia Tanpa Cinta


Oleh : Trisnawati


Apa jadinya jika manusia diciptakan tanpa cinta? Hidup tentu akan terasa hampa dan bahkan bisa binasa. Seperti masakan tanpa sentuhan garam. Tak ada rasa. Tak bisa dibayangkan jika manusia diciptakan tanpa cinta, walau terkadang cinta bisa menghantarkan manusia kearah yang baik atau malah sebaliknya cinta akan menghantarkannya pada keburukan.


Tanpa cinta dan kasih sayang manusia akan punah, tak ada proses regenerasi. Karena proses regenerasi manusia lahir dari cinta dan kasih sayangnya kepada lawan jenis. Apa jadinya perempuan tidak menyukai laki-laki, atau sebaliknya laki-laki tidak mencintai perempuan tapi selainnya. Ketidakmungkinan ini hanya terjadi jika manusia dilahirkan tanpa rasa, tanpa ketertarikkan kepada lawan jenis. Namun Sang Kholiq telah memberikan potensi kehidupan pada manusia salah satunya gharizah (naluri). Naluri suka pada lawan jenis merupakan fitrah yang diberikan sang pencipta kepada manusia. 


Hadirnya manusia dengan melampiaskan fitrah ini kepada jenisnya sendiri bukan ia tak diberi sentuhan cinta namun cintanya telah membutakannya. 


Apa jadinya manusia tanpa cinta? Bagaimana ia akan membesarkan anak-anak tanpa memiliki rasa cinta dan kasih sayang. Dengan rasa cinta dan kasih sayan seorang Ibu tak akan membiarkan seekor nyamuk pun  mendarat dikulit buah hatinya. tangisan bayinya akan melukai hatinya. Sang Ibu akan melakukan apa pun agar buah hatinya bahagia tanpa rasa sedih. 


Begitu tentram dan bahagianya manusia dengan sentuhan cinta. Namun Ibu tanpa cinta telah hadir kedunia. Bisikan setan telah membunuh rasa cinta pada buah hatinya. hanya karena buah hatinya menangis, seprotan obat nyamuk pun diberikan untuk mendiamkannya untuk selamanya. seprotan obat nyamuk bukan lagi untuk membunuh nyamuk yang bisa saja menggigit buah hatinya namun digunakan untuk mendiamkan sang buah hati. Bukan tak ada cinta dan kasih sayang namun akalnya tak mampu mewujudkan cinta sejati, mengkhianati hati dengan merangkul anak-anak setan.


Apa jadinya jika anak tak memiliki rasa kasih sayang kepada orang tuanya. Berkumpul bersama keluarga, saling mengasihi dan menyayangi dalam satu atap. Orang tua yang telah membesarkannya dengan penuh cinta dan kasih sayangnya, begitu pula sebaliknya cinta anak kepada orang tuanya, menghormatinya dan senantiasa menjaganya dikala usia telah senja. Seorang anak tanpa rasa cinta mampu melakukan apa saja meski kepada orang tuanya sekalipun. Tak menghiraukannya diusianya yang uzur. Membiarkannya sakit tanpa mengunjunginya hanya karena ia sibuk bekerja. Bahkan sang anak tega membunuh orang tuanya hanya karena tak sanggup menjaga dan merawatnya dikala uzur. Bukan tanpa cinta namun cinta itu berubah menjadi benci karena akal tak mampu menunjukinya kepada cinta sejati.


Bukan tanpa cinta yang membinasakan manusia namun cinta yang tak menggunakan akal dan hati dalam mengapresiasikan cinta akan memusnahkan manusia dan menjerumuskannya pada lubang kenistaan.




SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!