Tuesday, July 31, 2018

Ketika Artis Jadi Politisi Dadakan


Oleh: Maya Desmia Pamungkas S.pd 

(staff pengajar sekolah tahfizh plus SD khoiru ummah Rancaekek)

Vokalis band Nidji, Giring Ganesha, memutuskan untuk terjun ke dunia politik dengan mencalonkan dirinya sebagai calon anggota DPR RI melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).Dalam konferensi pers digelar di kantor DPP PSI.(antaranew.com, 22 Juli 2018).

Pendaftaran bakal calon anggota legislatif untuk pemilu 2019 banyak diramaikan dari kalangan artis. Mereka diusung oleh sejumlah partai politik. Tercatat sekitar 54 artis akan berpartisipasi sebagai bakal calon legislatif 2019. Partai Nasdem menyumbang 27 artis, diikuti PDI Perjuangan sekira 13 orang, PKB sebanyak 7 orang, dan sisanya dari partai-partai lainnya.(antaranew.com, 22 Juli 2018).

Kalau kita mau jujur, sesungguhnya fenomena artis berbondong-bondong masuk politik praktis ini merupakan suatu bentuk pengkerdilan makna politik. Politik yang sejatinya bermakna pengaturan urusan bertransformasi seolah menjadi ajang lomba asal menang, ajang eksistensi diri dan hiburan semata. 

Padahal politik butuh orang-orang dengan pemahaman yang benar. Sadar akan pertanggung jawaban di akhirat dan siap memberikan yang terbaik untuk umat dengan asas dan sistem yang benar.

Fenomena ini niscaya akan terus terjadi  dalam sistem politik demokrasi yang asasnya sekuler materialistik. Pasalnya, akses kepada kekuasaan di era Demokrasi lebih menonjol karena faktor uang dan popularitas. Bukan kapasitas dan kemampuan para calon. Mengingat, hal yang dibutuhkan untuk menjadi penguasa di era demokrasi adalah dukungan suara yang aksesnya mudah di raih dengan uang da popularitas.

Dalam islam, politik adalah sesuatu yang agung karena merupakan bagian hukum syara yang menjadi induk pelaksanaan hukum-hukum syara lainnya. Orang terjun dalam politik pratis/ranah kekuasaan dipastikan adalah orang yang paham islam , paham bagaimana tanggungjawab dan cara meriayah umat serta siap enjalankan kepemimpinannya bersandarkan pada hukum-hukum syara. Jadi politik ukan hanya sekedar coba-coba apalagi sekedar eksistensi diri.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!