Thursday, July 26, 2018

Kesuksesan Hakiki


Oleh : Ratna Dewi Sulhiyah

Banyak fakta yang menunjukkan bahwa menjadi seseorang yang sukses itu harus ada kemauan yang kuat.

There is a will, there is a way. Begitulah istilah yang diungkapkan.


Memang benar bahwa ketika ada usaha yang besar, maka akan terbuka pula jalan keluarnya. Akhirnya banyak yang berbondong-bondong untuk meraih kesuksesan. Namun, kesuksesan ini hanya dinilai dari sisi banyaknya materi.


Kapitalis, begitulah kodratnya. Hanya memandang sebatas manfaat yang mendatangkan materi. Halal dan haram bukan patokan. 


Sekerdil inikah arti kesuksesan bagi mereka???


Ya, kenikmatan dunia sudah mengalihkan banyak manusia dari peran utamanya sebagai 'Abid. Saling bertikai, bermusuhan, bahkan sampai tega saling membunuh. Demi tercapainya keinginan semu.


Padahal kesuksesan hakiki bagi seorang muslim ialah bukan hanya sekadar sukses di dunia, mempunyai jabatan yang tinggi dan harta yang banyak. Tetapi lebih dari itu yaitu kesuksesan di Akhirat. Maka perlu adanya "effort" lebih untuk mencapai kesuksesan di Akhirat.


Bagaimanakah cara untuk mencapainya???


Firman Allah dalam Qs. Ali Imron : 185


"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."


Dalam pandangan Islam, orang yang disebut sukses jika ia selalu istiqomah dalam mengamalkan perintah Allah dan membawa amalan sholih untuk di akhirat.


Namun, tak banyak orang yang tahu perintah (aturan) Allah. Sehingga banyak pelanggaran terhadap aturan Allah. Masih banyak di sekeliling kita yang terlibat dalam praktik riba, mengumbar aurat, berzina, dsb.

Na'udzubillah.


Maka dengan aturan-aturan Allah inilah yang sebenarnya bisa mendatangkan kemaslahatan bagi kita, umat manusia. Tetapi karena hawa nafsu manusia yang mengabaikan aturan Allah dan malah membuat aturannya sendiri sesuai dengan kehendaknya. Yang akhirnya menimbulkan banyak kerusakan.

Wallahu'alam Bisshowwab.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!