Sunday, July 29, 2018

Gimana Kalau Aku Bosan Hidup?


Oleh : Supiani (Revowriter8)


Mati donk? No, No, No, No! Pernah ga sih kamu ngerasain, kamu itu masih hidup, tapi kayak udah ga hidup lagi? Pernah ga, sih? Kamu ngerasa semua di hidup kamu itu berjalan baik. Hidup enak, ga kekurangan suatu apapun. Kesenangan melimpah, bisa jalan sama temen sesuka hati, terus mau ngapain aja bisa, udah gitu semuanya have fun aja gitu. Kayak ga ada beban.


Tapi, ada kalanya pas kamu lagi sendirian, nih. Misalnya sebelum tidur. Kamu ngerasa kok kayaknya ada hal besar yang kamu lewatkan gitu aja tanpa kamu sadari. Kayak ada black hole gitu di hati kamu, tapi kamu ga tahu apa.


Kamu coba tuh alihin resah di hati kamu sebab kayak ada yang kurang di hidup kamu dengan kembali bersenang-senang. Berusaha lupain gundah yang mengganjal di hati kamu.


Bisa? Bisa.


Berhasil? Berhasil.


Tapi... Cuma sementara. Ketika kamu sendiri lagi, kamu tetep ngerasa ada beban besar yang mengganjal di hati kamu.


Kalau udah begitu, terus kamu ga pernah cari tahu apa sih sebenarnya ruang hampa yang ada di hati kamu itu. Kamu bakalan makin terjebak yang nama kesenangan semu. Ketika Allah masih menghadirkan resah di hati kamu tapi kamu cuek-cuek aja, padahal itu salah satu tanda bahwa keimanan seorang muslim itu masih menunjukkan eksistensinya. Tapi kamu? Ga peduli itu.


Maka, siap-siap kalau hati kamu akan makin hampa. Sampai-sampai kamu ga akan lagi ngerain yang namanya resah itu. Sebab bersama resah yang perlahan memudar bahkan hilang itu, Allah terus limpahkan nikmat sama kamu. Membuat hidupmu seolah ga ada yang kurang, hingga kamu makin terjebak dan terjerumus ke dalam black hole yang tanpa kamu sadari, kamu sendiri yang membuatnya.


Iya. Kamu sendiri yang membuat lubang hitam di dalam hatimu, dengan perlahan menjauh dari seruanNya. Menjauh dari apa-apa yang seharusnya menjadikanmu dekat denganNya. Kamu abai sama yang namanya perintah dan larangan. Kamu cuek sama yang namanya halal dan haram. Yang kamu peduliin cuma gimana caranya kamu bisa having fun sama siapapun yang kamu mau. Ga peduli kalau dia itu lawan jenis yang bukan mahrom. Yang penting kamu senang.


Terus kamu makin terlena, deh. Makin ngerasa hidupmu baik-baik aja. Padahal di balik hidupmu yang nampaknya baik-baik aja kamu sedang menempah kebinasaan bagi dirimu di Yaumil Akhir. Itu sih kalau kamu masih percaya kalau kamu suatu saat akan mati dan setelah mati kamu akan menghadapi yang namanya hari penghisab-an, hari di mana manusia menghadapi fase paling sibuk di hidupnya. Terus di Yaumil Hisab semua apa yang kamu lakuin di dunia akan diperhitungkan. Amal baikmu akan menjadi penentu kamu masuk syurga, dan amal burukmu yang akan mengantarkanmu ke neraka. So, itu sih kalau kamu masih peduli.


Dari ‘Uqbah bin ‘amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan beruapa nikmat yang disegerakan) dari Allah” ( HR. Ahmad)


Pernah ga sih kamu bertanya sama diri kamu sendiri, kamu itu asalnya dari mana sih? Sadar ga kalau kamu itu ciptaan Allah dan juga hambaNya yang berkewajiban tunduk dan patuh terhadap aturannya selama hidup di duniaNya? Terus kamu ngerti ga kalau hidup kamu yang ga abadi ini, suatu saat akan dimintai pertanggung jawabannya?


“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?” (QS. Qiyamah : 36)


“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semua pasti akan dimintai pertanggungjawabannya.” (QS. Al Isra’ : 36 )


“Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yanga da di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.” (QS. Ar Ra’du : 18)


So, kamu masih ga mau nih ngisi ruang hampa di hatimu, yang sering bikin kamu gelisah, yang sering bikin kamu gundah gulana?


“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali ‘Imran : 133 ).


Wallahu ‘alam Bish Showab,

Bumi Allah, suatu hari di tahun 2018



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!