Saturday, July 28, 2018

Generasi Millenial Harapan Umat


Oleh : Siti Ruaida. S.Pd


Perpolitikan ditanah air saat ini dihiasi wajah-wajah muda, baik yang sudah berhasil memangku jabatan seperti Ridwan Kamil  walikota Bandung dan mencoba peruntungan  di PILKADA  Jawa Barat sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat. Ada Anies dan Sandi yang terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta.   Walikota Bogor Bima Arya, Ada Emil Elistyanto Dardak yang sukses di PilKADA Serang Banten dan mengulang kesuksesan di PILKADA Jawa Timur berpasangan dengan Ibu Khofifah dan masih banyak lagi deretan nama orang muda generasi millenial yang melaju sebagai  kontestan di PILKADA dan terpilih sebagai pemimpin milleniall untuk generasi millenial pada periode lima tahun ke depan.


Siapa Generasi Millenial?


Generasi millennial sendiri adalah generasi kelahiran kisaran tahun 1980- 2000an. Maka ini berarti millenial adalah generasi muda yang berumur 17- 38 pada tahun ini. Millennials sendiri dianggap spesial karena generasi ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnya, mereka mahir teknologi, karena lahir  di era internet.


Di Indonesia tercatat dari jumlah 255 juta penduduk terdapat 81 juta merupakan generasi millenial atau berusia 17- 38 tahun. Hal ini merupakan potensi besar Indonesia  untuk membangun negara. Walaupun saat ini hanya sedikit dari mereka yang melek politik dan peduli dengan  perkembangan kemajuam  Indonesia disemua aspek Kehidupan, umumnya generasi millenial hanya peduli dengan gaya bebas dan hedonis hidup dengan gadget ditangan mereka. Gaya hidup yang tidak realistis dan terlalu idealistis, tak tahan banting karena hidup di era kemudahan dengan berselancar di buku jari mereka.

Generasi millennials yang mencoba peruntungan seperti tokoh- tokoh muda diatas memang memiliki tempat tersendiri dihati masyarakat, harus diakui negara membutuhkan pemimpin muda yang enerjik. Pemimpin millenial ini tidak dipungkiri mereka dikagumi, ganteng, karismatik, punya banyak pengikut di media sosial, cerdas, berpikir visioner dan yang jelas melek politik.


Sebenarnya era kebangkitan pemimpin millenial saat ini perlu diaprisiasi , mereka memiliki daya tarik tersendiri dan seharusnya bukan hanya sekedar alternatif tapi memang memenuhi syarat sebagai seorang pemimpin yang diharapkan umat,  Indikatornya tentu bukan hanya karakter dan kemimpinan milineal atau kemampuan memuaskan hati masyarakat karena sosok yang mampu membawa perubahan dengan teknologi dan mampu merangkul tokoh- tokoh umat. Tetapi kemampuan membawa umat kepada kebangkitan yang hakiki, yang mampu menjadikan umat sebagai sebagai khairu ummah atau umat yang terbaik di era milleneal.

Tentu Kebangkitan pemimpin muda sangat diharapkan, pertanyaannya bagaiman visi dan misi para calon pemimpin millenial hari ini. Sudahkah mereka mendasarkan kebangkitan mereka diatas pemikiran yang benar , sehingga mampu melahirkan kebangkitan yang hakiki. Kebangkitan yang dibangun diatas aqidah yang benar ,yaitu  Aqidah Islamiyah. Sehingga dengan landasan tersebut mampu memancarkan aturan yang mampu mengatur umat manusia dengan aturan mumpuni yang berasal dari sang pencipta alam semesta.


Negeri ini mayoritas penduduknya àdalah muslim tentu kita ingin meraih kebangkitan yang hakiki, maka pilihannya hanya satu yaitu Islam.  Allah SWT berfirman:

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” [TMQ al-Maaidah (5): 50]

Jadi Kebangkitan bukan hanya bangkit melawan ketidakadilan, melawan kesewenang-wenangan tapi bangkitlah dengan landasan Islam. Karena Islam adalah petunjuk jalan bagi umat manusia. Allah amanahkan Islam agar kita emban dalam kehidupan untuk mengatur seluruh aspek kehidupan kita.


Pemuda Hebat Harapan Umat


Banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang pemuda dan menempatkan pemuda pada makna yang positif. Sejarah Islam mencatat bagaimana kiprah para pemuda dalam menggenggam dan mengemban Islam. Dalam surat Al Kahfi, diceritakan mereka terpaksa melarikan diri untuk menjaga aqidah mereka karena kedzoliman penguasa saat itu, oleh Allah mereka dalam sebuah gua selama 309 tahun, baru terbangun ketika penguasa sudah berganti ke tangan orang beriman.

“ Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka” (Al-Kahfi [18]: 13).

Terukir dalam catatan sejarah seorang pemuda bernama Muhammad Al Fatih yang di usia 21 tahun berhasil menaklukan Kota Konstantinopel sehingga dijuluki sebagai sang penakluk karena jiwa kepempinannya yang dibangun diatas aqidah yang kokoh, yang menginspirasinya untuk mewujudkan bisaroh Rasululllah yang belum bisa dicapai oleh pendahulunya. Baru setelah delàpan abad bisaroh Rasullulah berhasil dia wujudkan dengan keberhasilannya menaklukan  Kota Konstantinopel.


Pemuda millenial zaman Now


Bagaimana dengan pemuda millinial hari ini, bagaimana cita-cita mereka dan apa yang menginspirasi mereka , adakah bisaroh rasululah yang ingin mereka wujudkan. Pertanyaan ini jawabannya kita kembalikan  pada diri kita, apa yang sudah kita lakukan untuk generasi hari ini, sudahkah  tertanam pada diri anak-anak kita untuk mewujudkan bisaroh  Rasululullah, yang Allah akan berikan pada generasi terbaik setelah Muhammad Al Fatih untuk menaklukkan kota Roma yang belum berhasil dicapai oleh  Muhammad Al Fatih untuk menyempurnakan bisaroh Rasulullah. Maka Jadilah generasi millenial penakhluk !!!. Kota Roma menanti anda. Jadilah pemimpin yang menguasai dunia, menyatukan dunia sehingga menjadi rahmatan lil alamin. Janji Allah menanti Anda.


Pada faktanya kebanyakan pemuda hari ini, mereka terpengaruh pemikiran diluar pemikiran Islam. Yaitu pemikiran sekuler kapitalis yang membangun pola pikir dan pola sikap mereka. Maka muncullah generasi amburadul, muslim tapi sepak terjangnya tidak mencerminkan bahwa dia muslim. Generasi yang hanya mengedepankan hawa nafsu kekuasaan semata tanpa diikat keimanan yang membangun kesadaran akan hubungan dengan Allah. Allah akan meminta pertanggung jawaban atas apa yang kita lakukan didunia. Sejatinya Kepemimpinan bukan semata untuk  diraih tapi dipertanggung jawabkan. Agar dalam kepemimpinan dapat menjalankan amanah untuk meriayah umat agar umat sejahtera dan selamat  dunia dan akhirat.


Kondisi hari ini memang sulit untuk melihat pemuda yang terinsipirasi dan memiliki cita -cita mulia untuk kelanjutkan kehidupan Islam seperti yang Rasulullah dan para sahabat  praktekkan, dan sebagai bukti apa yang kita rasakan hari ini dengan visi misi Rasulullah, dengan mengkader para sahabat untuk menguasai dunia dengan tuntunan Allah SWT, maka kita beruntung beriman islam sampai detik ini atas jasa mereka. Tentu harus ada upaya untuk memahamkan para pemuda milenial agar menjadikan dirinya seperti pemuda Islam dimasa lampau, yang memiliki kekuatan aqidah dan bersyaksiah Islamiah. Sesungguhnya Sangat besar potensi pemuda untuk membuka jalan kemenangan bagi umat Islam. Berjuang untuk kembali memimpin dunia untuk menegakkan kalimat  Allah dimuka bumi. Besar harapan kita pada pemuda, semoga Allah memudahkan perjuangan untuk mewujudkan pemuda generasi millenial harapan umat ditengah gempuran paham leberalis-kapitalis.


Penulis adalah Pengajar di MT.s Pangeran Antasari Martapura

Member Akademi Menulis (AMK)

KALSEL

 




SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!