Saturday, July 14, 2018

Gas LPG subsidi diganti Brite Gas


Oleh : Yuni Suhartini

Masyarakat Indonesia semakin dicekik dengan akan digantinya gas LPG bersubsidi menjadi Brite Gas yang harganya juga jauh lebih mahal. Yang sebelumnya LPG bersubsidi dengan harga per 3kg kisaran Rp 20.000 sampai Rp 25.000, tapi untuk Brite Gas dengan harga Rp 30.000/3kg. Pemerintah kembali mempersulit rakyatnya. LPG adalah bagian dari kebutuhan yang penting untuk rakyat baik untuk rumah tangga maupun industri. Terlebih untuk rumah tangga, digunakan untuk memasak makanan sehari-hari. Setelah sebelumnya minyak tanah diganti dengan LPG dan dalam proses pergantiannya pun rakyat dihadapkan dengan berbagai kesulitan karena dimulai dengan kelangkaan dari produknya sampai akhirnya diganti dengan harga yang mahal. 

Hal ini akibat dari pengaturan pemerintah untuk sektor ini dengan cara kapitalis dan tidak memihak pada rakyat, tidak mementingkan kebutuhan dalam negeri untuk rakyat namun lebih mementingkan keuntungan semata dan mementingkan kepentingan pihak asing. Indonesia adalah salah satu negara penghasil energi bumi terbesar di dunia, namun karena pengelolaannya dengan cara kapitalis dan lebih dikuasai oleh pihak asing sehingga untuk kebutuhan dalam negeri, untuk kebutuhan rakyatnya dijual dengan harga yang tinggi. Padahal seharusnya rakyat yang justru yang lebih menikmati dengan mendapatkan energi ini dengan mudah dan murah. 

Berbeda halnya bila pengelolaan sumber daya alam dikelola pemerintah dengan sistem Islam. Dengan Islam sumber  daya alam akan lebih mengutamakan untuk memenuhi kebutuhan rakyat dalam negerinya dulu, dan untuk pihak luar justru dilakukan bila ada kelebihan produksi dari sumber alam tersebut. 



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!