Friday, July 27, 2018

Cinta Bukan Kisah Cinta Drama Korea


Oleh: Trisnawati


Kisah cinta drama korea memiliki citra rasa cinta tersendiri yang membuat para pengemar K-Drama ketagihan menontonya. Kisah cinta yang dipertontonkan pun sesuatu yang sangat menarik, bahkan mengaduk-aduk perasaan. Penonton pun dibuat baper terbawa suasana, sehingga tak jarang penonton ikut menguras air mata, tertawa bersama dan bahagia bersama. Itulah yang dirasakan para pengemar drama korea.

Kisah drama korea pun membuat mata betah padanya karena suguhan aktor dan aktris yang ganteng dan cantik membuat tak ingin berpaling darinya. Menghadirkan kisah cinta yang membuat penasaran dari satu episode ke episode lain tanpa terasa ternyata waktu telah berlalu berjam-jam karena menontonnya ibarat terhipnotis tak ingin beranjak karena rasa penasaran dengan cerita selanjutnya.

 Siapa yang tidak mengenal Lee Min-ho, Lee Jongsuk, Ji Chang Wook, aktor papan atas Korea. Akting para aktor ganteng ini membuat para wanita tergila-gila karenanya. Sehingga penyakit demam korea pun dirasakan. Semua pernak pernik korea menjadi sasaran. . Tidak hanya Oppa dan Noonanya yang ganteng dan cantik menjadi idola, lifestyle, musik dan barang-barang berbau korea diminati. Bahkan kisah cinta drama Korea menjadi kiblat para remaja dalam mengapresiasikan cintanya dengan sang pujaan hati.

Kisah cinta yang dihadirkan dalam drama korea terkadang sesuatu yang tak masuk akal dan logika, ya namanya juga film bukan kejadian sebenarnya. Semua cerita juga khayalan yang ditulis oleh sang pembuat skenario. Kisah yang paling sering disuruhkan adalah kisah cintanya sang oppa ahli waris perusahaan besar yang kaya raya  yang sangat dikejar oleh wanita mana saja, namun sang oppa jatuh cinta dengan gadis miskin yang tangguh. Kisah perjuangan cinta pun di mulai, agar memperoleh restu keluarga sang oppa yang kaya raya. Bukan perjuangan untuk mengikat cinta suci dalam dalam sebuah pernikahan namun perjuangan untuk mendapat restu “jadian” atau kencan yang kalau orang indonesia sebutnya pacaran. Budaya pacaran dan seks bebas pun menjadi sesuatu yang disuguhkan agar membuat cerita lebih menarik. 

Namun kisah cinta drama korea tak sama dengan dunia nyata. Budaya pacaran dan seks bebas bukanlah budayanya masyarakat timur seperti indonesia yang mayoritas adalah muslim. Namun demam korea membuat para remaja mengidolakan sang artis yang berdampak mengikuti apapun yang dicontohkan oleh sang idola. 

Fenomena demam korean ini pun sempat dipertanyakan kepada Ustadz Abdul Somad, Lc. MA, terkait apa hukumnya menonton dan mengemari film korea? jawaban beliau pun beredar dimedia sosial. Di dalam video tersebut, Disambut dengan tawa para jamaah terkait pertanyaan tersebut, UAS pun menjawab, “Orang Korea ini Kafir (Non Muslim),  tak bersunat,  tak mandi wajib, berzina kerjanya, jangan suka kepada orang kafir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum (misal kaum kafir), maka dia termasuk bagian dari mereka (kaum kafir tersebut).” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269

Jangan sampai fitrah suci cinta yang di anugerahkan sang pencipta ternodai dengan mengikuti budayanya orang kafir dalam menyalurkan cinta suci. Cukuplah Alquran dan sunnah Rasulullah yang menjadi penuntun kita dalam memperoleh cinta yang hakiki.









SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!