Wednesday, July 18, 2018

Bersegera Beramal Sebelum Datang 7 Perkara


Oleh: Minah, S.Pd.I



Terkadang kita terlena dengan kehidupan dunia yang sebentar ini, meraih kebahagiaan yang semu, tanpa melihat halal dan haram. Disibukkan dengan hal-hal yang mubah (boleh), sementara yang wajib dilalaikan bahkan ditinggalkan.


 Mereka rela melakukan apapun demi materi, tetapi banyak kewajiban yang ditinggalkan, beramal yang kurang atau bahkan tak mau beramal sholeh. Sholat ditinggalkan, belum menutup aurat dll. Padahal kita tak tahu kehidupan kita di dunia sampai kapan.


Banyak sekali godaan-godaan setan yang menghampiri seorang hamba ketika ingin beramal sholeh sehingga menunda-nunda untuk beramal sholeh. Saat adzan subuh berkumandang, karena mengantuk menghampiri sehingga malas bangun untuk sholat subuh. Saat Allah berikan Rezeki yang berlimpah, tapi masih ada yang enggan atau menunda-nunda untuk bersedekah. 


Saat Allah memberi wajah cantik kepada seorang perempuan, dia sombong, masih saja tidak mau menutup aurat bahkan mengatakan “nanti saja menutup auratnya jika sudah siap”. Kalau tidak siap, mau sampai kapan mengumbar aurat? Padahal, kematian itu hadir kapan saja, dan tidak menunggu kita siap.


Pernah Sahabat Rasulullah SAW  Umar bin Khattab ra terlambat sholat ashar berjamaah karena masih sibuk mengurusi kebunnya. Akhirnya beliau sangat menyesal karena terlambat sholat ashar berjamaah hingga akhirnya, kebunnya itu disedekahkan, karena telah membuatnya lalai. Padahal ibadah yang telah terlalaikan sangat sulit untuk dikejar karena waktu tidak akan pernah kembali lagi.


Rasulullah saw bersabda: “Bersegeralah beramal sebelum datang 7 perkara: apakah yang kalian nantikan kecuali kemiskinan yang dapat melupakan, kekayaan yang dapat menimbulkan kesombongan, sakit yang dapat mengendorkan, tua renta yang dapat melemahkan, mati yang dapat menyudahi segalanya, atau menunggu dajjal  padahal ia adalah sejelek-jelek yang ditunggu, atau menunggu datangnya hari kiamat padahal kiamat adalah sesuatu yang sangat berat dan sangat menakutkan.” (HR. Tirmidzi).


Oleh karena itu, yuk bersegera beramal sholeh dan jangan menunda-nunda sebelum datang tujuh perkara  tersebut. Jangan sampai kita lalai dan bahkan meninggalkan perkara yang wajib. Kita tidak mau penyesalan itu datang. Maka sudah saatnya kita berlomba-lomba untuk beramal sholeh, tunduk dan taat kepada Allah.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!