Wednesday, July 18, 2018

Bening Mata Pengemban Mabda


By : Shafayasmin Salsabila 

.

Mari kita bicara tentang surga

Akan wangi dan sejuknya

Didamba hamba tanpa perlu banyak wacana

Amal nyata tak sebatas retorika


Surganya Sumayyah

Yang deminya nikmat rasa tikaman tombak

Surganya Yasir

Yang meneguk bahagia meski raga terbelah


Surganya para syuhada di Palestina

Dicacah ledakan bertahun lamanya

Jika bukan demi sebongkah iman 

Dari awal mula kaki gemetar diputar meninggalkan


Intifada menggetar semesta

Ciut nyali setan menatapi keteguhan

Jundi bertangan mungil yang menggenggami kerikil


Lantas bagaimana bisa sesat pikir memelintir

Disangka surga bisa ditawar dengan amal yang secuil

Seadanya


Pengabdian bersarat 

Taat dengan tapi

Berdalih tengah berproses tanpa progres

Berlindung dibalik kata "Islam yang biasa saja" 


Surga itu berbayar

Tak murah 

Bukan untuk diobral

Luasnya seluas langit dan bumi

Hanya dimasuki oleh hati yang setia


Setia untuk bertakwa

Dalam keremangan 

Atau dikala terang benderang 

Dalam hening sendirian

Juga ditengah berisiknya hiruk pikuk dunia


Jalan surga tak mudah dipenuhi cadas

Hanya pejuanglah yang mampu bertahan

Di tiap panas terik memasarkan mabda

Meski tak dilirik tetap melaju berbahasa


Bahasa para pengemban mabda

Adalah bahasa pengorbanan

Dipahami oleh telinga yang ikhlas mendengarkan

Digunjing para kawanan setan yang kepanasan


Pengemban mabda 

Bukan steril dari himpitan rasa

Ia juga bagian dari manusia

Jika ia lelah

Maka lelahnya ia gantungkan diantara ranting kesabaran

Jika dipenuhi luka

Maka lukanya ia sembuhkan dengan untaian doa


Harapan pengemban mabda

Berkorelasi dengan esksistensi surga

Meski lebih dari semua

Hanya cinta yang berbicara

Torehan karya

Harapkan ridhoNya


Mari berbicara tentang surga 

Dan akan kau dapati pantulannya di bening mata

Para pengemban mabda


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!