Wednesday, July 4, 2018

Back To School



Oleh: Zakiyah (Pelajar di Bontang, Kaltim)


"Yeay, bentar lagi masuk sekolah."

"Haaaa? Cepatnyaa. Ngga terasa ya."


Hayoo respon temen-temen yang mana nih? Respon yang seneng atau yang sedih masuk sekolah?


Hari libur memang paling ditunggu oleh pelajar, mahasiswa, bahkan pekerja. Hehe maklumlah, hari santai tanpa beban. Bener kan?


Pastinya dong temen-temen punya alasan tersendiri, seneng atau sedih Back to School tinggal hitung hari. Nih biasanya alasan temen-temen yang SENANG back to school.tinggal hitung hari:


1. ​"Liburan membosankan". Yups, mungkin ada nih diantara temen-temen yang liburan cuma dirumah aja, nggak bisa mudik, baca novel, bantu mama, atau kegiatan lainnya yang menurut kalian 'membosankan'. Iya ngga? Maka dari itu temen-temen seneng banget sekolah tinggal hitung hari.


2. ​"Dapat barang baru" maksudnya temen-temen pasti seneng beli peralatan sekolah seperti pensil, penghapus, penggaris, tas, seragam, sepatu, dan lainnya. Biasanya yang semangat seperti ini temen-teman yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Tapi, bila barang temen-temen yang kemarin masih bagus dan masih bisa digunain, lebih baik temen-temen  ngga perlu beli yang baru, lumayankan uangnya bisa ditabung? 


3. ​"Rindu uang jajan". Libur sekolah libur uang jajan. Hampir semua pelajar merasakan hal ini. Apalagi ini libur akhir semester dan usai lebaran ditambah tak dapat THR waaahhh pasti yang uangnya udah tipis malah tambah menipis. Hehehe.


Tapi temen-temen juga pasti ada yang SEDIH Back to School tinggal beberapa hari lagi.  Alasan temen-temen biasanya seperti ini:


1. ​"Belum puas dengan liburan". Pasti temen-temen yang sudah liburan ke kampung halaman atau ke luar kota tapi karena Back to School tinggal hitung hari, terpaksa deh harus balik. Apalagi untuk temen-temen yang menjadi siswa/i baru, harus hadir tuh di hari PLS (pengenalan lingkungan sekolah). Cieee.


2. ​"Belajar".  Libur satu bulan, belajar sebelas bulan, huft. Lebih tepatnya  temen-temen ngga siap untuk menerima pelajaran. Betul gak? Masih kepengen santai-santai.


3. ​"Begadang". Sering begadang karena besoknya juga libur. Hayoo temen-teman yang aktif malam tapi malah tidur pagi, mau jadi kekelawar nih? Ingat temen-teman, begadang itu sangat tidak baik untuk kesehatan, apalagi bila begadang tanpa ada kepentingan. Lalu, kewajibannya sebagai orang Islam ditinggalin. Ditambah malah tidur pagi, maka seperti pribahasa mengatakan rezekinya bakal dipatok ayam.


Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ahmad dan Al Baihaqi Rasulullah SAW suatu ketika pulang dari sholat subuh di Masjid Nabawi dan ia mendapati purinya Fatimah masih tidur. Dengan penuh kasih sayang beliau menggerakkan badan putrinya itu lalu berkata " Wahai anakku bangunlah, saksikan rezeki Tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai karena Allah memberi rezeki kepada hambaNya antara terbit fajar dan terbit matahari".


Sementara pada riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah berdoa "Ya Allah berkahilah umatku selama mereka senang bangun subuh". [HR.Tirmidzi, Abu Daud dan Ibnu Majah]


Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata " Dan 4 hal yang mendatangkan rezeki : Qiyamullail, banyak istighfar di awal pagi, menepati janji dan zikir di awal hari dan diakhirnya. Dan empat hal yang menghalang rezeki adalah tidur di waktu pagi, sedikit sholat, kemalasan dan berkhianat."


Apapun alasan temen-temen, mau seneng 

atau sedih Back to School, temen-temen harus menanamkan dalam diri bahwa menuntut ilmu itu penting dan wajib.


 Allah Ta'ala berfirman : 

"Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kalian serta orang-orang yang menuntut ilmu beberapa derajat [ Al Mujadaah: 11 ]


 Rasululloh Bersabda :

" Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim" [ H.R. Ibnu Majah ]


Apalagi yang namanya menuntut ilmu agama harus dipelajari oleh masing-masing kita. Tumbuhkan selalu rasa semangat untuk belajar. Karena itu untuk kebaikan diri kita juga.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!