Saturday, July 14, 2018

Ayah, ibu, Aku ingin kita meraih Surga Bersama


Oleh BintuNapansastrawetjana



ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﺭِﺿَﺎ ﺍﻟﺮَّﺏِّ ﻓِﻰ ﺍﻟﺮِّﺿَﺎ

ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ ﻭَ ﺳَﺨْﻄُﻪُ ﻓِﻰ ﺳَﺨْﻄِﻬِﻤَﺎ – ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻲ


Artinya: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda, ”Ridha Rabb terletak pada ridha kedua orang tua dan murka-Nya terletak pada kemurkaan keduanya. ” 

(Riwayat Ath Thabarani, dishahihkan oleh Al Hafidz As Suyuthi)


Betapa mulia nya posisi orang tua, jikalah manusia diperbolehkan bersujud kepada makhluk, maka yg berhak adalah orangtua kita.


Siapa sih yang ga sayang sama orang tua?

Semua anak pasti sayang terhadap kedua orang tuanya. Rasa sayang ini tentunya butuh cara supaya bisa terwujud dengan benar. Ingin kan dengan rasa sayang kita terhadap orangtua bisa sebagai wasilah mendapatkan ridho orangtua? Tentu jawabannya “Ingin”. Karena ridho orangtua bisa mengantarkan ke surga


Lalu Gimana sih seharusnya kita bersikap kepada kedua orang tua kita?


Adab Anak terhadap Orangtua


Imam Al Ghazali menyebutkan sejumlah hal yang

termasuk adab anak kepada orangtuanya: mendengarkan perkataannya, mentaati perintahnya, tidak berjalan di depannya, tidak meninggikan suara di hadapannya, serta berusaha untuk mendapatkan keridhaannya. (lihat, Faidh Al Qadir, 4/33)


Namun kadang tak sedikit dari  kita yang mendapati orang tua yang justru menjauhkan kita dari Pencipta kita.


Hari ini ada juga orang tua yang tak segan menyuruh anaknya untuk bermaksiat kepada Allah.

Looh, ada ya? Ya, sayangnya ini memang terjadi ditengah2 kita saat ini.

Sebagai contoh, banyak orangtua yang membiarkan anaknya tidak sholat, membuka aurat, bahkan pacaran.


Bersabar ya dears.

Jika ada diantara kita orang tua seperti ini maka sikap kita seharusnya;


*Lawan dengan cinta*


Ada yang tau bagaimana melawan dengan cinta?

Jangan dibayangin melempar lope lope ya.


Seburuk apapun orang tua tetaplah orang tua, wasilahnya merekalah kita ada.

Dan sudah menjadi qodo kitapun terlahir darinya.


Sikap terbaik kita tetaplah menghormati mereka. Adapun terkait perintah bermaksiatnya maka itu tidaklah untuk dipatuhi.


“Karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka bermaksiat kepada Allah.”


Cinta adalah dakwah


Selain dari tetap bersikap manis poin pentingnya adalah dakwah. Orang tua bisa bersikap demikian bisa jadi karena belum terfahamkan Islam.

Maka sentuh mereka dengan Islam. Perlahan, dengan penuh kelembutan dan kata2 yang santun.


Kalo ditanya, pasti semua pengen orang tuanya masuk surga. Betul apa bener?


Nah, salah satu wasilah orangtua kita masuk surga adalah dengan mempunyai anak yang shalih.


Ok fix, sudah tahu kan..

Berarti anak shalih itu yang seperti apa.

Yang taat perintah Allah, mengikuti Rosul, dan hormat kepada kedua orang tuanya.


So, semoga ga ada lagi diantara kita yaitu seorang anak yang masih berbuat kasar kepada kedua orang tuanya.

Sekedar berkata "..ah" saja ga boleh, apalagi membentak orang tua dengan kata2 yang menyakiti.


Allah SWT berfirman:


ﻭَﻗَﻀَﻰٰ ﺭَﺑُّﻚَ ﺃَﻟَّﺎ ﺗَﻌْﺒُﺪُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﺇِﻳَّﺎﻩُ

ﻭَﺑِﺎﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ ﺇِﺣْﺴَﺎﻧًﺎ ۚ ﺇِﻣَّﺎ ﻳَﺒْﻠُﻐَﻦَّ ﻋِﻨْﺪَﻙَ

ﺍﻟْﻜِﺒَﺮَ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ ﺃَﻭْ ﻛِﻠَﺎﻫُﻤَﺎ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻘُﻞْ ﻟَﻬُﻤَﺎ

ﺃُﻑٍّ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻨْﻬَﺮْﻫُﻤَﺎ ﻭَﻗُﻞْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﻗَﻮْﻟًﺎ ﻛَﺮِﻳﻤًﺎ


Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu

berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik- baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

(Surat Al-Isra' Ayat 23)


Jadi, tugas kita tetaplah berbuat baik, bersabar, dan tetap istuqomah. Karena kita ingin menjadi wasilah orang tua kita ke Surga. 


Ibu, Ayah, ridoi setiap langkahku, sertakan do'a dalam hari-hariku. Karena ridho mu adalah ridho Nya. Dan Karena aku inginkan kita ke Surga bersama.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!