Friday, June 8, 2018

Sila Kebenaran


Oleh : Hafidhah Silmi

Anggota Remaja Smart Club Magetan


Dahulu, bagi masyarakat Jahiliyah, berhala dianggap sakral, suci, pokoknya harga mati dech..

Kalo ditanya kenapa bisa begitu? Dari dulu sudah begitu, jawabnya..!!

.

"Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yg telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mau mengikuti apa yg telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, & tidak mendapat petunjuk?" (Qs.2:170)


Tidak mau berpedoman kepada berhala berikut rumusan nilai-nilai yang ditinggalkan oleh nenek moyang. Berarti dia radikalis, ekstrimis, teroris, tidak berhalais, ancaman bagi Negara.


Sehingga berhak di tendang dari NKKQ (Negara Kesatuan Kabilah Quraisy), diperangi, diburu, & bahkan dibunuh. Inilah latar yang kemudian membuat Rasulullah & Sahabatnya hijrah.


Tapi itu dulu di Arab, sekarang kita di Indonesia.

Itu zaman jahiliyah, sekarang zaman modern. Sekarang sudah tidak ada lagi berhala, adanya Pancasila.


Pancasila itu sakral, suci, harga mati. Tidak sepakat berarti radikalis, tdk pancasilais,  berarti ancaman bagi NKRI


Karena sakral, Pancasila tidak boleh direndahkan. Boleh saja Islam direndahkan, Qur'an dinistakan, Rasul dilecehkan. Karena Pancasila melindungi kebebasan berekspresi tak terkecuali para penista agama dan orgil yang mulia


Karena suci, Pancasila tidak boleh diusik & dikritisi. Silahkan Al Quran & Hadist dikritisi tapi tidak dengan Pancasila.

Sebab Pancasila berasal dari rumusan para Founding Father yang juga manusia.

Sedangkan Al Qur'an hanya berasal dari Allah yang menciptakan manusia, dibawa oleh Rasulullah yang terpercaya.


Karena harga mati, Pancasila tak boleh ditawar tawar lagi. Menawar Pancasila berarti cari mati. UU harus sesuai dengan Pancasila, tidak sesuai dengan Qur'an & sunnah tak mengapa.

Pancasila mutlak. Bukan pilihan. Tapi hukum Allah cuman pilihan. Boleh diambil/dicampakkan


Terakhir, g perlu nyinyir ALL..

Cuma lucu-lucuan. Siapa tau bila ngelucu pakai Pancasila bs jadi duta Pancasila plus terima gaji 112 jt.


Hafidhah Silmi

Anggota Remaja Smart Club Magetan. Jatim


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!