Sunday, June 17, 2018

Sehabis Beramal Jangan Kecolongan Ya Gaes..


Oleh : Fatimah (Ibu Rumah Tangga)


Dear Gaes,


Tak terasa Ramadhan sudah dipenghujung hari. Rasanya baru kemarin berucap Marhaban yaa Ramadhan. Suka cita uniknya Ramadhan. Bersama suami dan anak-anak sahur, berbuka, teraweh dan belajar i'tikap. Melewati perjuangan setiap jamnya menahan nafsu. Subhanallah, selalu bergumam 'Sabar, sedang puasa'.


Perjuangan yang dilakukan, dengan harapan Allah SWT terima semua amal ibadah. Melakukan dengan sabar agar tak terjadi kesia-siaan. Bayangan berlipatgandanya reword (pahala) yang Allah SWT berikan, membuat semangat terus dipicu. 


Namun Gaes, janganlah kewaspadaan akan hal yang halal ataupun haram hanya terjaga dalam bulan Ramadhan ini. Namun, semoga ketika Ramadhan berusaha menahan dari hal halal disiang hari sekalipun. Sehingga pasca Ramadhan pun Allah SWT menjaga dari perbuatan-perbuatan haram. Aamiin.


Karena, takutlah jika pahala yang sudah kita kumpulkan, namun di akhirat mendapatkan kebangkrutan. 


Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah R.A, bahwa Rasulullah SAW bersabda : 


” Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu…?, ” Mereka menjawab : “ Menurut kami, orang yang bangkrut adalah orang yang tidak mempunyai uang maupun harta.”

Beliau (Rasul) bersabda : ” Sesungguhnya orang yang bangkrut di antara umatku ialah orang yang pada hari kiamat datang dengan membawa pahala Shalat, Puasa, dan Zakat, Tetapi ia juga pernah mencela orang, menuduh orang berzina, memakan harta orang, menumpahkan darah orang, dan memukul orang. Maka kebaikannya diberikan kepada orang-orang itu ( yang dizholimi ). Jika kebaikannya telah habis sebelum tanggungannya ditunaikan, maka dosa orang-orang tersebut diambil dan dilemparkan kepadanya (yang menzholimi ). Lalu dilemparkan ia ke neraka.” ( H.R. Imam Muslim)


Itulah Gaes, ternyata urusan berislam bukan cuma urusan ibadah mahdoh saja ya Gaes. Kalau ibadah lalai urusannya bertaubat pada Allah SWT. Namun jika muamalah dengan sesama manusia ada kecacatan, maka segeralah selesaikan dengan maaf-maafan. Harus dari hati loooh...  Karena dengan mencela atau menyakiti hati saudara muslim saja bisa menyebabkan kebangkrutan di akhirat. Jika tak sempat bermaaf-maafan.


Yuk Gaes, biar afdhol ke fitrian di 'Iedul Fitri, seleksi hati dengan bersih-bersih hati. Senyum aja, 'innamal 'a'malu binniat', Allah SWT Maha tahu niat bersih insan manusia. Tundukan ego-ego buruk yang merugikan. Ingatlah 'Al Muslimu akhul muslim', muslim itu saudara bagi muslim yang lainnya.


Semoga Allah menerima amal baiku, dan amal baikmu, dan terlahir suci (fitrah) kembali dengan Ridho Allah SWT, dan kemaafan dari manusia. Aamiin. Wallohu a'lam.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!