Saturday, June 2, 2018

Ramadhan Akan Segera Berakhir, What Should I Do?


Oleh : Aisyahtini Lubna Naimah (Anggota Akademi Menulis Kreatif)


Bersyukur adalah suatu hal yang dapat kita lakukan karena kita masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa berjumpa di bulan yang penuh keberkahan dan kenikmatan pahala yang sangat luar biasa. Di dalam bulan ramadhan juga terjadi berbagai peristiwa bersejarah yaitu turunnya kitab yang berisi pedoman bagi kita umat islam. Bulan Ramadhan yang di dalamnya diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata yang menunjuk kepada kebenaran, yang membedakan antara yang haq dan yang bathil.” (QS Al-Baqarah: 185) 


Nah, Al-Quran merupakan mukjizat Nabi Muhammad yang paling agung dan akan terus nampak hingga akhir zaman. Keberkahannya terus mengalir dan tak akan pernah terputus. Sebuah kitab suci yang akan selalu membimbing seorang muslim menuju kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Orang yang menjadikannya imam, akan selamat dengan izin Allah, namun siapa yang tak menghiraukannya, maka cepat atau lambat kebinasaan akan menghampirinya. Al-Quran merupakan pedoman hidup seorang muslim, obat dari segala penyakit badan dan hati Surat Al-Isra' Ayat 82


وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا


"Dan Kami turunkan Al-Quran (Sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, sedangkan bagi orang-orang yang zhalim hanya akan menambah kerugian.” (QS Al-Isra’ : 82)


Sudah jelas sekali ya gays  jika Al-Qur'an akan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman. Dan akan mendapat kerugian bagi orang zhalim. Itu dikatakan Allah sendiri lohh  melalui firmanNya diatas. Sudah pantaskah diri kita untuk layak disebut sebagai hamba Allah yang beriman dan taat jika masih terbesit sedikit saja dibenak kita untuk bermaksiat. Tentunya kita sebagai remaja "jaman now" harus membekali diri dengan ilmu akhirat. Tak hanya dunia juga yang dikejar tapi akhiratnya juga. Bukan dunia yang menjadi prioritas tapi akhirat yang diutamakan, dunia yang akan mengikuti akhirat kita



Percaya kan yaa kalian sobat jika akan menemui alam akhirat? Karena bagian dari kepercayaan kita akan hari akhir itu termasuk keimanan lohh gays.  Lalu apa yang sudah kita persiapkan untuk bertemu dengan Allah Azza Wa'jalla. Kita tidak tahu batas umur kita sampai kapan. Nanti, besok, lusa itu hanya Allah yang tahu. Bahkan Rasullulah yang sudah dijamin surga oleh Allah pun tak tahu usia beliau sampai kapan. Karena sudah dikatakan Allah jika setiap yang bernyawa pasti akan mat. Q.S An-Nisa' Ayat 78

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ ۗ

Artinya: “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh“.


Sekarang tunggu apa lagi gays. Bulan penuh keberkahan akan segera berakhir. Obral pahala pun akan segera berganti menuju Ramadhan tahun depan. Apakah kita yakin disisa waktu hidup kita akan bertemu lagi dengan Ramadhan selanjutnya. Perbanyak dan perbaiki ibadah, perbaiki diri, membaca Al-quran dan mengamalkannya, menghindari maksiat dan tak lupa amal ma'ruf nahi munkar. Apa kira rela jika dipanggil Allah belum melakukan amalan sholih apaun. Pilihan ada ditangan kita, apakah kita mau menjadi "Taat" ataukah menjadi "Ahli Maksiat"





SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!