Saturday, June 9, 2018

Puasa Jalan, Dakwah Lanjutkan!


Oleh: Winda Widiyawati (Pemerhati Problematika Umat dan Anggota Revowriter)


Tahun ini bulan Ramadhan di dominasi oleh cuaca panas yang begitu menyengat. Akhirnya puasa dijalani dengan penuh kekhawatiran yang berkepanjangan. Rasa haus kian bertambah, lapar juga melilit dari perut sampai ujung tenggorokan. Tapi karena dorongan iman, puasa tetap Istiqomah dijalankan, tak memandang apakah sekarang musim panas ataukah dingin karena puasa adalah perintah yang wajib dilaksanakan.

Ada yang bilang bulan puasa adalah bulan penuh perjuangan. Memang benar. Kita sebagai umat muslim wajib berjuang dalam menahan lapar dan dahaga. Tak sebatas itu saja, kita harus tahan terhadap godaan hawa nafsu yang di zaman ini tak terbendung lagi arus bebasnya kian mengalir semakin deras.

Di tengah hiruk pikuknya keramaian dan kebisingan kota pun sebagai umat muslim kita tak boleh surut dalam menebar kebaikan. Terutama kebaikan Islam melalui jalan dakwah menuju jalan kebenaran. Karena dakwah itu wajib bagi tiap insan. Telah Allah bebankan di tiap-tiap pundak kita terkait kewajiban dakwah karena Allah tahu manusia pasti bisa melaksanakan.

Nyatanya selama ini, manusia kebanyakan merusak bumi dengan mengeksploitasi SDA negeri. Manusia lah yang menyebabkan sungai banjir, jembatan dan jalan rusak, gunung-gunung disulap menjadi jurang. Hutan gundul karena banyak pohon yang ditebang. Lantas, demi siapa semua kepentingan itu?

Manusia diciptakan dengan sesempurnanya penciptaan. Telah Allah bekalkan dalam diri manusia akal untuk berpikir tentang kehidupan. Seharusnya ketika kita sadar bahwa kita hanyalah makhluk Tuhan, kita berusaha yang terbaik tuk jalani kehidupan. Tapi sekali lagi, justru manusia yang malah merusak bumi ini. Manusia yang penuh dengan godaan harta dan tahta menjadi tamak akibat keserakahannya.

Untuk itu sahabatku, dakwah tak bisa dilepaskan dari aktivitas kehidupan kita. Dengan dakwah kita bisa meluruskan yang salah. Dengan dakwah pula kita bisa menasehati yang keliru. Pun dengan dakwah kita bisa mendekatkan yang jauh dari Allah. Untuk itu berdakwah lah karena kita perlu memperbaiki diri, masyarakat bahkan negara.

Jangan pernah terpikirkan bahwa dakwah hanyalah tugas kyai, ustadz dan ulama semata. Tapi ingatlah bahwa ini adalah tugas kita sebagai umat muslim yang peka. Mari tajamkan pikiran, mari kita buka mata dan perhatikan dengan seksama. Betapa kita saat ini tengah dirundung banyak problematika, namun Islam malah jauh dari hati kita.

Meskipun di sistem sekarang, pengemban dakwah tidak dihargai lagi perannya. Tapi yakinlah bahwa Allah tempat kita untuk meminta. Berdakwahlah bukan karena manusia melihatmu dan engkau menjadi pujaan semua. Tapi karena ini perintah Allah dan kita wajib menerapkannya. Mari dakwah karena dakwah itu cinta.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!