Wednesday, June 27, 2018

Menikmati Proses


                                   Oleh : Dini Harianti

(Anggota Komunitas Muslimah Muda Ketapang) 


Nikmat Iman dan Islam adalah hal paling berharga yang kita miliki. Jangan pernah sia-siakan nikmat ini. Kita patut bersyukur karena kita lahir sebagai seorang muslim. Bagaimana cara mensyukuri nya? Tentu dengan lebih mengenal Islam. Pertanyaan "Why Should Islam?" perlu kita hadirkan dalam diri. Kenapa aku harus Islam? Apakah cukup hanya karena kita dilahirkan dari orang tua muslim? Tentu hal itu tidak akan cukup untuk menambah tingkat keimanan kita. 

Pertanyaan "why should Islam?" dapat terjawab dengan mengkaji. Mengetahui jawaban nya dengan proses berfikir. Memanfaatkan akal yang telah Allah karuniakan kepada manusia untuk mengetahui KebesaranNya. Dengan mengkaji kita akan mengetahui ternyata Islam lah agama yang sempurna. Islam lah rahmat bagi semesta alam dan betapa beruntungnya kita memiliki nikmat iman dan Islam itu. 

Mengenal Islam tentu perlu proses yang harus dijalani dengan penuh kesabaran dan kesungguhan. Saat mengenal Islam, mari kita Islamkan semua diri kita. Mulailah perbaiki pakaian kita sesuai tuntunan syariat. Kenakan pakaian taqwa sesuai yang Allah perintahkan. Jadi bukan perbaiki hati dulu baru pake pakaian syar'i ya, tapi kenakan dulu pakaian taqwa mu maka hati akan lebih terbuka dengan hidayah, dan teruslah berusaha menghindari maksiat. 

Berikutnya yaitu perbaiki akhlak. Tentu dengan berbusana sesuai syariat, akhlak harus bertambah baik ya. Jika dulu asal nyeplos sana sini. Jalan kemanapun gak ada batasan, gak perduli dengan lingkungan sekitar maka setelah mengenakan pakaian taqwa perlahan kita harus memperbaiki akhlak dan tingkah laku. Muslimah sholihah harus sopan kan ya. Tutur kata, pembawaan diri, dan akhlak lainnya harus kita tata kembali agar tetap selalu islami. 

Jika dulu gampang iri hati, dengki, sombong, dendam, sekarang mulai kita perbaiki. Jika dulu mudah jatuh cinta, mudah rindu dengan sosok yang tidak halal mulai lah mengalihkan hal itu untuk mendekat kepada sang pemilik hati Allahu Robbi. 

Upaya perbaikan selanjutnya yaitu dengan belajar Islam secara intens, karena perubahan gak cukup hanya dengan penampilan. Kita perlu ilmu yang akan membuat kita lebih konsisten dan terarah dalam hijrah. Ilmu bisa kita dapatkan dari berbagai sumber, tentunya sumber yang shahih ya. Tapi belajar nya jangan sendiri, berat kamu gak akan kuat. Hehe. Kita butuh guru dan kelompok ilmu. Sebab kalau belajar sendiri dikhawatirkan kita salah dalam menarik kesimpulan dan biasanya kita tidak memperoleh adab-adab penuntut ilmu bukan? Dengan mengikuti kajian intensif bersama guru dan sahabaat taat, hijrahmu akan lebih terarah. Semakin tambah ilmu nya akan semakin tawadhu' in syaa Allah. 

Langkah berikutnya selain terus perbanyak amal sholih, penting bagi kita untuk memperbanyak sahabat taat. Mereka yang akan menjaga kita saat sedang futur, saling menyemangati dalam kebaikan serta saling mengingatkan untuk terus memperbaiki diri. 

Jangan hiraukan kalimat negatif karena proses hijrahmu. Nikmatilah semua proses yang kamu lalui karena tak ada yang sia-sia dimata Allah jika kita berproses untuk taat kepada Nya. Segalanya akan menjadi nikmat jika niat kita Lillah hanya mengharap Ridho Nya. 

Mari kita terus semangat memperbaiki diri, terus semangat belajar. Belajar menjadi sholihah bukan berarti tidak boleh salah. Tetapi kita terus berproses memperbaiki kesalahan dan jangan menyerah untuk meraih Ridho Nya. 

Ilmu yang kita dapat harus kita pelajari dengan sungguh-sungguh, amalkan dalam kehidupan, serta sampaikan kepada orang lain. Karna nikmat Islam terlalu indah jika hanya kita simpan sendiri. Mulai lah sampaikan kebaikan kebaikan. Karna dakwah tak melulu harus ceramah. Menyampaikan nasihat dan kebaikan pun juga termasuk dakwah. Apalagi jaman now media untuk berbagi sudah banyak dan sangat mudah. Gunakan medsos mu untuk kebaikan dan ladang pahala. Saatnya gelorakan dakwah diseluruh lini kehidupan. Sebarkan bahwa Islam adalah Rahmatan Lil Alamin (Rahmat bagi semesta alam) 

Semoga kita tetap istiqomah dan bisa bersama-sama berkumpul di Jannah. Aamiin . Barakallahufiikum, semoga bermanfaat.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!