Monday, June 4, 2018

Kucurkan Kran Syukurmu


Oleh : Mira Sutami H. ( Pemerhati sosial dan generasi - Tulungagung)


Tiap manusia sudah ditetapkan rizki dan apapun yang seharusnya menjadi miliknya. Serta apa yang terbaik baginyapun Allah  telah berikan pada kita. Namun sayang kita sering kali merasa tidak puas terhadap apa yang kita punya. Contohnya, yang bertubuh gemuk pingin langsing, yang langsing pingin gemuk, yang hitam pingin putih, yang putih pingin kulitnya coklat, dan lain-lain. Karena kurang puasnya kita terhadap nikmat Allah, kita lupa bahwa apa yang ada pada diri kita itulah yang terbaik bagi kita. Dan bila kita merasa kurang ini kurang itu  namanya tidak syukur nikmat.


Coba kita berfikir guys sudah berapa besar nikmat yang Allah berikan kepada kita, yang tanpa kita  harus memintanya Allah telah memberikan. Banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan yang sering kali tak kita sadar bahwa itu adalah nikmat. Misal udara,  tiap hari tanpa harus bayar kita sudah bisa menghirup oksigen dengan gratis. Bayangkan, 1 detik saja Allah menghentikan udara di muka bumi ini apa yang akan terjadi? Bisa kita bayangkan,  betapa hal yang sering kita anggap remeh tapi sebenarnya itu vital.  Tanpa keberadaannya kita tak bisa melanjutkan kehidupan ini. 


Memang ketidakpuasan dari manusia juga disebabkan oleh pemikiran kapitalis sekuleris yang bercokol pada benak umat ini. Yang telah memberikan  standar tertentu tentang kebahagiaan, menurut kapitalis kebahagiaan adalah materi. Mereka juga punya standar khusus untuk urusan fisik manusia, ganteng dan cantik mereka ukur berdasarkan bentuk fisik yang aduhai.  Sehingga orang berlomba - lomba mencari materi sebanyak - banyaknya dan mengeluarkan kocek sedalam-dalamnya demi tampil sempurna sampai rela oplas ( operasi plastik) demi ingin sempurna dan tampil menarik menurut standar kapitalis. lngat guys Allah tidak pernah melihat bentuk fisik atau rupa dan harta seseorang. Namun Allah menilai manusia dari keimanan atau ketakwaannya. Jadi untuk apa susah - susah memikirkan, capek, serta keluar duit banyak eh ternyata Allah malah ga ridho dan ujung - ujungnya neraka yang menanti dan bukan surga. Nyesek dihari pembalasan tak ada gunanya. Jadi mending jadi diri sendiri aja sudah cukup asal dapat surga.  


Sebagai muslim harusnya kembali pada aturan Allah termasuk memaknai kebahagiaan ini. Standar kebahagiaan bagi seorang muslim adalah mendapat ridha Allah. So guys apapun yang ada pada diri kita harus kita syukuri. Jadi semua yang ada pada diri kita termasuk kesehatan, menjadi seorang muslim, dan dimudahkan mendapat hidayah dan ilmu agama juga merupakan nikmat. Justru  itu merupakan nikmat terbesar bagi kita. So, sobat tambah aliran syukur kita tiap hari. 


Sesungguhnya, ketika kita bersyukur terhadap apa yang telah Allah takdirkan untuk kita maka akan membuat kita tenang dan bahagia. Berbeda dengan apabila kita sering berkeluh kesah terhadap segala sesuatu maka kita tak akan tenang dan bahagia karena kita akan memikirkan bagaimana cara untuk bisa meraihnya dengan segala macam cara. Justru bisa jadi hal itulah yang bisa menjauhkan kita dari pencipta kita. Bahkan bisa membuat kita jadi budak hawa nafsu syaitan. 


Wahai muslimin dan muslimah mulai sekarang perbanyak syukur dan ikhlaslah terhadap takdir yang Allah berikan pada kita. Agar kita bisa bahagia dunia akhirat. Karena sesungguhnya akhirat adalah tempat kita abadi dan di sana kita akan kembali. Jadi perbanyak amalan untuk bekal akhiratmu dengan amalan yang ikhlas karena Allah dan sesuai hukum syara' ( aturan - aturan Allah ). 


Maka dari itu bila belum banyak tahu tentang lslam, manfaatkan sisa hidupmu untuk  menuntut ilmu. Mari mengkaji lslam kaffah jangan hanya yang bermanfaat bagi kita saja tapi cari ilmu sampai kita paham seluruh hukum- hukum Allah dan sampai ajal menjemput. lngatlah sesungguhnya tiap amal manusia akan dimintai pertanggung jawaban jadi manfaatkan sisa jatah kehidupan dari Allah untuk menambah ilmu, amal dan tentu saja terus bersyukur terhadap apa yang telah Allah tetapkan untuk kita. Semoga kita semua termasuk orang yang beruntung dunia akhirat. Aamiin



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!