Thursday, June 21, 2018

Kontribusi besar ibu #2


Oleh : Enchy Tholiqul


Asma' binti Abu Bakar. Ibunda 'Urwah Bin Zubeir


Kita lanjutkan lagi ya tulisan tentang Kontribusi besar ibu.... 


Sekarang kita akan masuk pada pengenalan orang-orang yang berada di belakang para tokoh Ulama Salaf. Yang mereka tidak menjadi seorang yang besar tanpa dukungan dan doa dari Sang Ibu. 


Kenalkah kita dengan tokoh ulama Salaf Urwah Bin Zubeir? 

Pernakah kita membaca atau mendengar kisah hidup 'Urwan Bin Zubeir? 


Dialah tokoh kenamaan yang dikelilingi oleh tokoh-tokoh pilihan. Ayahnya adalah Zubeir bin Awwam, pembela Rasulullah SAW, saudara kandungnya adalah 'Abdullah bin Zubeir, seorang pahlawan Islam dan sahabat kecil Rasulullah SAW, sekaligys orang alim. 


Ia lahir dari rahim seorang shahabiah ternama, iya dialah Asma'binti Abu Bakar ash-Shiddiq-yang bergelar Dzaatun Nithaaqain, -'Urwah kecil dibesarkan dalam nuansa yang sarat dengan nilai ketakwaan, keilmuan, dan dan akhlak mulia. 


Ya, dari keluarga Abu Bakar yang penuh berkah itu. 


Asma' adalah Shahabiah yang terkenal keilmuannya dan ketakwaannya. Pengorbanannya yang luar bisa dalam menyukseskan hijrah Rasulullah saw, bukan rahasia lagi. 

Dan wanita inilah yang akan saya bahas selanjutnya.😊


Dialah pemilik dua ikatan pinggang itu.  ketabahan yang dimiliki ibunda  Asma' keberanian dan kepahlawanannya, kedermawaan serta sifat bijak ibunda Asma. 


Sebagai seorang ibu ialah ketika ia berpesan kepada putranya (Abdullah bin Zubeir ra),  wahai anakku, hiduplah sebagai orang mulia, dan gugur sebagai orang mulia pula. Janganlah kamu sampai jatuh dalam tawanan mereka.. " 


Ketika itu Asma' sedang sakit, demi Allah aku belum ingin mati sebelum mengalami satu dari dua hal; "kamu terbunuh kemudia aku sabar dan mengharap pahalanyavdari Allah, atau kamu menang kamu menang sehingga akupun senang. 


Itu sedikit kisah yang sebenarnya masih banyak dan panjang tapi insyaAllah bisa didapat benang merah dari cerita ini.


Seorang ibu akan menancapkan sifat keberanian dan keimanan yang terbaik untuk anaknya. Hingga dalam diri anaknya membuahkan hasil dari didikan itu dan menjadi pembela Islam. 

Sehingga ibunya bangga dihadapan Allah akan anak yang Allah amanahkan kepadanya, karna bisa menjadi pahlawan pembela agama Allah yang gagah berani. 


Semoga dengan sedikit kisah ini bisa menggugah hati umi-umi dan ukhtyfillah semua agar bisa menanamkan sifat-sifat yang dimiliki ibu para ulama pada diri kita sendiri lalu di wariskan kepada anak-anak yang akan kita lahirkan. Dari rahim kitalah para pahlawan itu terlahir. 


Saya kutib kembali kalimat 

"maka keberanian akan melahirkan keberanian, 


#YukNgaji

#WritingClassWithHas


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!