Thursday, June 21, 2018

Koalisi Bukan Solusi


Oleh: Ratna Munjiah (Pemerhati Masalah Sosial)


Saat ini lagi booming ya lagu Indonesia Ganti Presiden, kalau kita dengar, tonton, dan saksikan memang videonya mantap ya.., dan seakan-akan bisa menyadarkan masyarakat Indonesia bahwa saat ini kondisi di Indonesia memang sudah darurat untuk bersegera mengganti Presiden dimana kesusahan dan kesulitan hidup semakin membelenggu rakyat Indonesia, tapi banyak yang tidak memahami bahwa apa yang terjadi terhadap kondisi Indonesia sebenarnya yang utama bukan karna Presidennya tetapi lebih kepada Sistemnya. 

Prabowo Subianto menilai “sekarang saat-saat yang kritis, ada kekuatan-kekuatan yang punya uang merasa bisa menentukan siapa yang akan jadi bupati, walikota, gubernur, bahkan Presiden Repubik Indonesia yang akan datang, kata Prabowo di Video yang diunggah di akun facebook@PrabowoSubianto, selasa (19/6/2018) sekitar pukul 19.30 baca juga : Prabowo sebut sistem di RI menyimpang hingga TNI lemah.

Dia mengatakan kedaulatan Indonesia terancam oleh kaum yang punya duit. Kekayaan bangsa Indonesia dikuasai oleh yang punya duit, korupsi merajalela. Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 diabaikan, padahal disitu diatur soal penguasaan sumber daya alam oleh negara demi sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Kalau kita lihat pernyataan Prabowo tentu kita bisa nilai benar adanya, tetapi faktanya perkataan yang dinyatakan oleh sejumlah tokoh hanya bisa dijadikan sebagai penarik simpati saja, karna pada endingnya toh tidak bisa menyelesaikan atau menjadi solusi untuk menjawab semua permasalahan yang terjadi di Indonesia. Akhirnya para tokoh sibuk membangun koalisi untuk mengganti Presiden atau ganti Rezim demi kekuasaan.

Padahal sebagai seorang muslim seharusnya kita paham bahwa yang salah saat ini bukan saja karna rezim atau karna Presidennya tetapi akar permasalahannya ada pada sistem yang dipakai dalam menjalankan roda pemerintahan. Kondisi Indonesia sudah jauh dari kata baik  kita bisa menilainya dari semua lini kehidupan, posisi Indonesia sudah bisa dikatakan hancur atau Porak-poranda.

Arah perjuangan kita sebagai seorang muslim seharusnya fokus pada penegakan Sistem Islam karna sebagai seorang muslim seharusnya kita yakin bahwa hanya dengan Islamlah semua problematika kehidupan bisa diselesaikan dengan baik.

Kita ketahui bersama bahwa saat ini Indonesia dirundung banyak masalah akarnya adalah sekularisme yang melahirkan Kapitalisme. Kapitalisme melahirkan seperangkat aturan (sistem) yang dibuat manusia. Dibidang Ekonomi lahir sistem Ekonomi Kapitalis, dibidang Politik lahir sistem Demokrasi, dibidang sosial-budaya lahir sistem sosial-budaya liberal, dibidang Pendidikan lahir sistem pendidikan sekular (yang jauh dari agama) demikian seterusnya.

Dibidang ekonomi, sistem ekonomi kapitalis gagal mensejahterakan umat manusia kecuali segelintir orang saja, di Indonesia misalnya jelas jauh lebih banyak orang miskin daripada orang kaya, ini karna sumberdaya alam milik rakyat yang melimpah ruah banyak dikuasai oleh segelintir orang terutama pihak asing daripada dinikmati oleh rakyat sebagai pemiliknya.

Dibidang politik, sistem demokrasi hanya melahirkan banyak kekacauan politik. Faktanya, DPR sebagai lembaga wakil rakyat justru banyak memproduksi UU yang menindas rakyat dan lebih memihak para pemilik modal. Pemerintah pun melahirkan banyak kebijakan yang mendzalimi rakyat sekaligus memanjakan para pemilik modal tersebut. Alhasil kedaulatan rakyat dalam demokrasi juga bohong belaka.

Oleh karna itu berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia tidak dapat diselesaikan kecuali dengan menyingkirkan sistem Kapitalis dan sistem Demokrasi, solusinya tidak mungkin bisa didapatkan hanya dengan mengganti rezim, melainkan melalui perubahan sistem dan ide-ide umum tentang kehidupan. Karna itu penerapan Islam secara Kaffah yang menjadikan aturan Allah swt Zat Yang Maha Baik merupakan solusi yang harus kita ambil dan terapkan secara nyata untuk NKRI yang kita cintai ini. Mengapa..?

Karna bagi umat Islam penerapan syariah adalah kebutuhan yang lebih mendesak dari kebutuhan terhadap ilmu kedokteran, makan, dan minum. Pasalnya, ilmu kedokteran, makan, dan minum hanya dibutuhkan oleh fisik dan berakhir didunia, adapun kebutuhan terhadap syariah islam dibutuhkan oleh fisik maupun ruh dan akan menentukan nasib dikehidupan sebenarnya di akhirat kelak.

Semoga Indonesia kedepannya bukan saja mengganti Rezim tetapi mengganti Sistem



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!