Wednesday, June 27, 2018

Inspiratorku


Oleh: Vio Ani Suwarni


Telah berpulang ke rahmatullah, Ust. Hari Moekti (Da'i mantan rocker) pada hari Ahad, 24 Juni 2018.

Beliau adalah sosok yang sangat menginspirasi dengan langkah hijrahnya yang fenomenal. Di akhir hayatnya, Beliau dikenal teguh mendakwahkan Islam kaffah dan urgensi Khilafah.

Untuk Almarhum, mari kita panjatkan seuntai do'a :

اللَّهُمَّ اغْفِرْ له وَارْحَمْها وَعَافِها وَاعْفُ عَنْه وَأَكْرِمْ نُزُلَه وَوَسِّعْ مُدْخَلَه وَاغْسِلْه بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّه مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْه دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِه وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِه وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِه وَأَدْخِلْه الْجَنَّةَ وَأَعِذْها مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

“Ya Allah! Ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), pasangan yang lebih baik daripada pasangannya (di dunia), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka

Profil Ustadz Harry Moekti

Harry Moekti atau Harry Mukti (lahir di Cimahi, 25 Maret 1957; umur 59 tahun) adalah mantan rocker Indonesia yang sekarang menjadi dai. Penyanyi dengan nama asli Hariadhi Wibowo ini berubah namanya menjadi Harry Moekti ketika banyak yang menanyakan dirinya Harry yang mana dan yang dijawab Harry yang kakaknya Moekti, jadilah dia dipanggil Harry Moekti.

Sejak kecil hingga menamatkan studinya di SMA, hari-hari Hari Moekti dihabiskan di Cimahi dan Bandung. Kemudian sebagai anak tentara, Harry mengikuti orang tuanya yang pindah tugas ke Semarang. Di kota Semarang Harry pernah menjadi room boy di Hotel Patra Jasa Semarang selama satu tahun. Dari kota Semarang pula karier Hari Moekti dalam bidang musik dimulai. Harry dan beberapa kawannya membentuk grup band Darodox (dari bahasa jawa yang berarti nderedeg atau gemetar).

Tahun 1980 sesudah ayahnya meninggal, Harry kembali ke Bandung. Di Bandung, Harry bergabung dengan Orbit band, Primas band bersama Tommy Kasmiri, kemudian New Bloodly Band. Perjalanan musik Harry kemudian dilanjutkan di kota Jakarta dengan bergabung bersama Makara dari tahun 1982 sampai tahun 1985. Namun ketika Harry melakukan rekaman solo grup ini bubar. Suatu hal yang dianggap mengangkat kariernya adalah ketika bergabung dengan Krakatau pada tahun 1985.

Beberapa rekaman Harry Moekti yang meledak di pasaran antara lain adalah Lintas Melawai pada tahun 1987, Ada Kamu, Aku Suka Kamu Suka dan Satu Kata bersama grup band Adegan. Selama kariernya Harry telah membuat tujuh album rekaman, albumnya yang terakhir adalah Di Sini. Album terakhir itu dibuat ketika Harry mulai menekuni agama Islam lebih mendalam, sehingga Hari tidak melakukan promosi dengan mengadakan show seperti yang dilakukan setiap penyanyi ketika albumnya muncul. Akibatnya album terakhir itu kurang laku di pasaran.

Dunia yang dekat petualangan alam adalah dunia Harry yang lainnya ketika masih menjadi penyanyi. Ia sempat membuat klub panjat tebing di Sukabumi, juga menjadi anggota SAR, aktif dalam olah raga Arung Jeram (search and Rescue) kemudian mengikuti kursus terjun payung di Australia. Semua itu dilakukannya dari tahun 1990 sampai 1996.


Hijrah dari rocker menjadi Da’i

Proses mendapatkan hidayah yang dilakukan oleh hari moekti bukanlah perjalanan yang instan, butuh proses dan pengorbanan. Harta, pikiran dan tenaga juga keluarga yang tidak mendukung beliau berubah dari rocker menjadi da’i ditentang, sehingga harta habis membayar hutang, bisnis hancur, sehingga tidak menyisakan apapun. Namun, dibalik itu semua beliau merasa terlahir kembali, dengan kehidupan baru yang sampai sekarang beliau jalani, yakni pengemban dakwah dan bergabung dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi dakwah Internasional yang berada di lebih 40 negara di dunia yang menyerukan tegaknya hukum-hukum Allah SWT dalam wadah Khilafah rasyidah ‘ala min Hajjin Nubuwah. Terdapat pro dan kontra dari fans beliau dengan bergabungnya beliau dengan HTI, namun beliau tetap istiqomah dengan dakwah bersama HTI.

Aktivitas Hari Moekti

Setelah hijrah dari rocker menjadi da’i kini ustadz Hari Moekti aktif dalam kegiatan dakwah dan juga kegiatan sosial dalam membantu kesusahan yang dialami oleh sesama di seluruh penjuru nusantara. Beliau aktif menyerukan Wakaf sebagai gaya hidup seorang muslim, hal ini beliau lakukan karena terinspirasi dari kebiasaan para sahabat Nabi Muhammad SAW yang selalu mewakafkan hartanya jika mereka mendapatkan rejeki.

Dalam menjalan aktivitas ini, beliau saat ini aktif sebagai pembina di salah satu Lembaga Wakaf yang menyalurkan wakaf untuk proyek wakaf sarana air bersih, wakaf al quran, wakaf sarana dakwah, wakaf pembangkit listrik, wakaf produktif, donasi kesehatan, donasi pendidikan dan juga zakat peer to peer di Lembaga 

http://harimoekti.com/profil-hari-moekti/

Sungguh kutipan kisah beliau sangatlah menginspirasi semua orang, terlepas dari pro kontra yang beliau dapatkan. Tapi beliau yakin,  bahwasannya penilaian Allah jauhlah lebih penting dibandingkan dengan penilaian manusia. Statement bahwa seseorang akan meninggal dengan keaadaan yang biasa mereka kerjakan ternyata sangatlah benar. Sebelum Allah memanggil beliau, beliau sedang berdakwah. Saya secara pribadi membayangkan bagaimana jikalau beliau belum hijrah, mungkin saja beliau akan meninggal ketika sedang menyanyikan lagu-lagu rock. Tapi semua itu ternyata tidak benar, justru beliau dipanggil ketika berdakwah dan semoga beliau khusnul Khotimah. Aamiin Ya Allah.

Untuk orang yang belum memahami makna kehidupan yang sesungguhnya, tentu saja akan berpikir untuk apa meninggalkan popularitas yang sedang digenggam, kekayaan yang sudah didapatkan dan sejumlah kejayaan yang lainnya. Tapi jauh dari pada itu, walaupun segala kesenangan keduniawian sudah beliau dapatkan. Ada yang luput dari pandangan, apakah segala aktivitas kita sudah sesuai dengan yang Allah inginkan. Nah ini adalah pertanyaan yang sangat penting. Pasalnya bisa jadi kita beranggapan sesuatu itu baik untuk kita, tapi ternyata itu tidaklah baik untuk kita begitu pun sebaliknya. Kembali kepada jalan Allah, adalah pilihan yang terbaik, karena Allahlah yang paling tahu yang terbaik untuk hambanya. 

Istiqomah memanglah tidak mudah, tapi hijrahpun tidaklah mudah. Kehidupan yang sudah beliau lewati, patutlah menjadi motivasi kita yang masih berada disini untuk memperbaiki diri. Karena pada hakikatnya kita makhluk lemah yang berasal dari Allah, akan kembali kepada Allah. Lantas untuk apakah kita berada di bumi Allah? Tidak lain untuk beribadah kepada Allah. Hijrahnya beliau. Membuka mata kita, bahwasannya hidup bukan hanya melulu soal dunia. Tapi hidup adalah tentang bagaimana kita bisa mendapatkan ridhonya Allah, karena yakinlah ketika ridho Allah sudah kita dapatkan kemudahan pun akan senantiasa kita dapatkan dalam setiap keadaan.

Wallahu alam bishowab



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!