Wednesday, June 6, 2018

Hukum Yang Tertukar

 

Oleh Enchy Tholiqul

(Member Writing Class With Has/ WCWH) 


Di Negeri kita yang tercinta. mana yang lebih diwajibkan ketika keluar rumah mengendarai sepeda motor, Helm atau kerudung? Lagi mikir ya?  Atau saya jawab saja karna saya sudah hampir ditilang karna Masalah itu. Ya karna saya tidak memakai Helm padahal saya sudah berpakaian syar'i. Berarti jawabannya?....... Ya benar. 100 untuk mu 😂


Mengapa kerudung tidak diwajibkan? 

Karna kerudung tidak termasuk dalam UU yang dibuat oleh DPR. 

Kenapa Helm diwajibkan karna itu tadi dia mempunyai kekuatan hukum UU. 

Aneh ya 😅hhhh


Padahal Indonesia mayoritas umat Islam,  MAYORITAS nih ya bukan MINORITAS. Yang sebenarnya, seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam. 


Namun pada kenyataanya kita lihat fakta yang jelas yang tidak direka-reka simbol-simbol islam itu sendiri dilecehkan bahkan al-quran kita dijadiin bahan bukti tindakan terorisme 😡

Astagfirullah padahal mereka (penguasa Pen.) itu beragama Islam dan bahkan ketika dilantik mereka disumpah diatas kepala'm'kepala mereka dengan barang bukti yang mereka tuduhkan Al-quran. Ya Allah apa nggak waras tu? 


Bukan hanya Al-quran cadar, bendera Rasulullah (Al-liwa & Ar-raya), dan banyak lagi dipersekusi dianggap membawa paham Radikalisme, terorisme. 


Sedih rasanya melihat negeriku yang kian hancur 😭

Kita dibutakan mata kita dengan media yang pro dengan penguasa dzolim, sedang kebenaran diburamkan bahkan ditenggelamkan sampai kedasar-dasarnya. 


Dan kembali lagi hanya orang-orang yang berfikir musta'nir yang mampu membaca keadaan kebobrokan negeri ini. Tidak lain dan tidak bukan akibat diterapkannya sistem Kapitalime. 

Lagi dan lagi dia yang menjadi dalang dari semua kerusakan manusia. 


Kita flasback ke kerudung dan helm. 

Kenapa wanita lebih takut polantas dari pada Allah? 

Mari kita pikirkan bersama, bukankah polantas hanya manusia sama seperti kita yang hanya akan menghukumi kita dengan persidangan? Sedangkan Allah pemilik nyawa, alam semesta dan isinya apakah kita tidak takut akan kekuasaan yang Allah miliki? 


Oh oh oh kalau kita tidak memiliki rasa takut itu maka kita sudah sangat rusak keimanan kita kepada Allah virus-virus yang sudah disebar luaskan oleh kaum penjajah sudah berhasil menggerogoti pemikiran kita.


Ketika kiita terlalu lama-lama dengan virus itu maka tunggulah kehancuran kita dan Negeri ini. Bukankah kita mengaku mencintai negeri kita lalu kenapa harus lari dari Allah yang menciptakan negeri kita? 


Allah akan memberkahi tanah yang didalamnya melakukan kebaikan dan  perbaikan serta ketakwaan. 

Firman Allah ta'ala  dalam (QS 7. Al A'raaf:96)


وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ ٱلْقُرَىٰ ءَامَنُواْ وَٱتَّقَوْاْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَـٰتٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلأَْرْضِ وَلَـٰكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَـٰهُمْ بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ 


"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. "


Maka semoga kita bukan termasuk orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah) amin. 


#cemilanuntukbatin

#temanselamaramadhan

#writingclasswithhas


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!