Saturday, June 2, 2018

GEMA PEMBEBASAN IAIN KENDARI TOLAK TKA


RIH.Press - Menanggapi PERPRES No. 20 Tahun 2018 Gerakan Mahasiswa Pembebasan IAIN Kendari menggelar Diskusi Intelektual yang dirangkai dalam Foccus Group Discussion (FGD) pada hari Kamis (03/05/18) pekan lalu.


PERPRES No. 20 tahun 2018 dinilai merugikan pekerja Indonesia. Dimana dengan peraturan tersebut dapat mempermudah TKA masuk ke Indonesia. Hal itu berdampak pada meningkatnya pengangguran di Indonesia.


Seorang pakar hukum tatanegara Yusril Ihza Mahendra dalam aksi buruh dijalan Medan Merdeka Barat, Jakarta mengatakan "buruh lokal masih sangat kekurangan lapangan pekerjaaan. Namun pemerintah malah seakan tutup mata dan tidak menekan akses pekerja asing masuk ke Indonesia".


"Kita setuju adanya investasi asing. Cukuplah manajemen, tenaga ahli, tapi kita tidak setuju adanya pekerja di sini. Kita tidak butuh tenaga kerja asing. Presiden harus berpihak pada rakyat sendiri dan bukan berpihak pada pemilik modal dan tenaga kerja asing," lanjutnya. (merdeka.com)


Sangat disayangkan bila pengangguran di Indonesia masih terbilang tinggi, namun disisi lain pemerintah membuat peraturan yang mempermudah masuknya TKA ke Indonesia.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!