Saturday, June 2, 2018

Berpuasa Tetapi Tidak Sholat?


Oleh: Minah, S.Pd.I


Ramadhan adalah bulan yang begitu istimewa, begitu banyak kemuliaan-kemuliaan didalamnya. Karena itu, kita harus mengisi ramadhan kita dengan amal sholeh. Berpuasa di bulan ramadhan adalah suatu kewajiban.


"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. " (QS.Al-Baqarah: 183)


Berpuasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi, kita juga harus meningkatkan ibadah kita, mendekatkan diri kepada Allah dan berusaha untuk beramal sholeh. Salah satu ibadahnya adalah sholat.


Namun, tak bisa dipungkiri, ada sebagian individu, lebih memilih berpuasa, namun enggan untuk sholat. Padahal berpuasa dibulan ramadhan dan sholat adalah hukumnya sama-sama wajib. Tidak boleh meninggalkan salah satunya. Namun harus menjalankan keduanya yakni berpuasa dan sholat.


Barangsiapa berpuasa tapi meninggalkan shalat, berarti ia meninggalkan rukun terpenting dari rukun-rukun Islam setelah tauhid. Puasanya sama sekali tidak bermanfaat baginya, selama ia meninggalkan shalat. Sebab shalat adalah tiang agama, di atasnyalah agama tegak. Dan orang yang meninggalkan shalat hukumnya adalah kafir. Orang kafir tidak diterima amalnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : 

 

"(Batas) antara seseorang dengan kekafiran adalah meninggalkan shalat." (HR. Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah). 


Setiap Umat Islam wajib menjalankan sholat. Baik sehat maupun sakit, sesibuk apapun seseorang harus tetap menjalankan sholat. Sholat merupakan amal perbuatan manusia yang pertama kali akan di hisab pada hari kiamat kelak. Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “yang pertama kali dihisab dari perbuatan seorang hamba pada hari kiamat adalah sholat wajib.” (HR. Ahmad, abu Dawud, ibnu Majah, Tirmidzi dan an-Nasai).


Orang yang melalaikan sholat atau yang meninggalkan sholat wajib adalah bagian dari dosa-dosa besar yang membinasakan. Sholat adalah bagian dari rukun Islam, sholat adalah pembeda antara orang kafir dan orang yang beriman. Dan sholat adalah amalan yang pertama kali dihisab dihari kiamat kelak. Tidak ada alasan untuk meninggalkan sholat. Jika seseorang dalam keadaan sakit sehingga tidak mampu berdiri untuk sholat maka sholat boleh dengan duduk, jika tidak mampu dengan duduk maka berbaring, bila tidak mampu bergerak dengan isyarat dan bila sudah tidak bisa bergerak atau meninggal maka akan disholatkan.


Itulah indahnya Islam jika seseorang tidak mampu sholat berdiri maka ada keringanan untuk sholat yaitu  sholat dalam keadaan duduk. Karena kita tidak boleh meninggalkan sholat. Ancaman Allah bagi orang yang melalaikan sholat sangatlah berat yaitu mereka akan dibangkitkan bersama manusia paling durhaka fir’aun, qorun, hamman dan mereka dimasukkan kedalam neraka saqor.


Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang tidak memelihara sholat maka ia tidak akan bercahaya, tidak mempunyai hujjah (alasan) dan tidak akan diselamatkan. Dihari kiamat kelak ia akan dikumpulkan bersama qorun, fir’aun, hamman dan ubay bin khalaf.” (HR. Ahmad).


Oleh karena itu, dirikanlah sholat, selain berpuasa dibulan ramadhan, kita juga wajib untuk menunaikan kewajiban sholat. Dengan berpuasa di bulan ramadhan, kita juga harus meningkatkan ibadah kita yakni sholat dan beramal sholeh. Semoga kita dimudahkan untuk menjalankan puasa di bulan ramadhan ini, sholat serta amalan-amalan sholeh. Aamiin.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!