Thursday, May 31, 2018

/// Si Dia Yang Tak Terlupakan///  


~ Masniati ~


Keberadaannya sengaja dijauhkan dari benak umat. Lama terkubur bersama keruntuhannya kala itu. Ya, tepatnya 94 tahun umat tak lagi memiliki Junnah (Perisai), tak memiliki 'ruh'. Sebab dia adalah nyawa bagi umat.


Tapi lihatlah kini, apakah mereka sanggup menghadang geliat kebangkitan umat?

Tentu tidak. 

Sebab, keinginan umat akan kehadirannya bukan lagi mimpi di siang bolong. Bukan pula semata karena harapan bisa sejahtera di dalamnya. Kemaslahatan adalah buah dari penerapan syari'atNya. Itu janjiNya yang pasti.


Allah Ta'ala berfirman: 


"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi."

[QS. Al-A'raf: Ayat 96]


Konsekuensi imanlah yang mendorong kebangkitan umat. Keyakinan  akan Janji Ilahi.


Lihatlah hari ini, umat tak lagi percaya pada sampah peradaban ideologi keangkuhan dan keserakahan yang ingin merampas selendang Tuhannya.


Kapitalisme, Demokrasi, liberalisme, imperialisme sebentar lagi akan hancur membusuk memakan dirinya sendiri. Ideologi yang bathil yang mengantarkan manusia pada kehancuran sehancur-hancurnya. 


Lihatlah, kini kebenaran janjiNya telah nampak di hati umat. Hati yang merindukan hidup dalam naungan keridhoanNya. Hati yang berharap keberkahan dunia hingga akhirat. 


Namun ada satu hati yang tak lagi melihat kehadiran janjiNya, yaitu hati yang telah menjadikan dunia terpaut di dalamnya. Hingga dunia baginya adalah surga.  Mudah-mudahan kita bukanlah pemilik hati itu.


Khilafah, kini gaungmu mengguncang dunia. Membuat musuh-musuhmu bak cacing kepanasan. Hari ini,  mereka tak akan bisa terlelap. Mereka tak akan pernah tidur untuk menghadang laju kebangkitan umat. Maka biarkanlah tanganmu keriting untuk terus menyebarkan kebaikan. Anggaplah inibkebaikan terakhir yang kita persembahkan.


#ReturnTheKHILAFAH

#KhilafahAjaranIslam


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!