Tuesday, May 29, 2018

Sahabat Taat


Oleh : Vivi Nurwida (Pemerhati Remaja Kota Batu)


Pernah denger 'nggak' kalimat "Rejeki itu bukan hanya sekedar uang,bahkan teman yang baik itu adalah rezeki dari Allah". Ya..semua orang pasti mempunyai teman,baik itu teman sekolah,teman sekantor,teman kuliah,teman bermain dan lain sebagainya. Tapi tidak semua orang mempunyai teman yang baik,tidak semua teman mengantarkan pada kebaikan. Banyak teman yang  justru juga menjerumuskan kita pada kemaksiatan.  

  

 Beruntung sekali seseorang yang mempunyai teman yang baik ,bisa dikatakan lebih baik mempunyai teman sedikit tapi mengantarkan kita pada ketaatan dari pada mempunyai banyak teman tapi menjatuhkan kita ke dalam kubangan dosa. Bahkan rasulullah memerintahkan kita agar selektif dalam memilih teman dekat kita,ya..yang menjadi sahabat kita. 


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


ﺍﻟْﻤَﺮْﺀُ ﻋَﻠَﻰ ﺩِﻳﻦِ ﺧَﻠِﻴﻠِﻪِ، ﻓَﻠْﻴَﻨْﻈُﺮْ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻣَﻦْ ﻳُﺨَﺎﻟِﻞُ


“(Agama) seseorang itu sesuai dengan agama teman dekatnya, maka hendaknya kalian memperhatikan siapa yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, al-Hakim dan Ahmad, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu . Hadits ini dihasankan oleh Syaikh al-Albani di dalam

Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah no. 927)

     

Seorang teman bisa memberi pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan kita,bahkan bisa merubah pandangan kita tentang suatu hal. Pandai-pandailah dalam memilih sahabat,pilihlah sahabat yang mengantarkanmu dalam ketaatan.


Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟْﺠَﻠِﻴﺲِ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺢِ ﻭَﺍﻟﺴَّﻮْﺀِ ﻛَﺤَﺎﻣِﻞِ ﺍﻟْﻤِﺴْﻚِ ﻭَﻧَﺎﻓِﺦِ ﺍﻟْﻜِﻴﺮِ، ﻓَﺤَﺎﻣِﻞُ ﺍﻟْﻤِﺴْﻚِ ﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥْ ﻳُﺤْﺬِﻳَﻚَ، ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥْ ﺗَﺒْﺘَﺎﻉَ ﻣِﻨْﻪُ، ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥْ ﺗَﺠِﺪَ ﻣِﻨْﻪُ ﺭِﻳﺤًﺎ ﻃَﻴِّﺒَﺔً، ﻭَﻧَﺎﻓِﺦُ ﺍﻟْﻜِﻴﺮِ ﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥْ ﻳُﺤْﺮِﻕَ ﺛِﻴَﺎﺑَﻚَ، ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥْ ﺗَﺠِﺪَ ﺭِﻳﺤًﺎ ﺧَﺒِﻴﺜَﺔً


“Permisalan teman yang baik dengan teman yang buruk adalah ibarat penjual minyak kasturi dan pandai besi. Si penjual minyak kasturi bisa jadi akan memberimu minyaknya tersebut atau engkau bisa membeli darinya, dan kalaupun tidak, maka minimal engkau akan tetap mendapatkan aroma harum darinya. Sedangkan si pandai besi, maka bisa jadi (percikan apinya) akan membakar pakaianmu, kalaupun tidak maka engkau akan tetap mendapatkan bau (asap) yang tidak enak.” (HR. al-Bukhari no. 5534, Muslim no. 2628). Berkumpul dengan orang-orang yang baik maka kita akan ikut baik begitu juga sebaliknya. Lantas siapa sahabat taat itu?? Dialah yang membersamaimu dalam ketaatan ,yang marah ketika kamu bermaksiat. Mencintaimu karena Allah,mengajakmu melangkah bersama dalam barisan dakwah. Menggenggam erat tanganmu ketika hendak berhenti atau mundur dalam melangkah. Jangan pernah tinggalkan dia yang terus mengajakmu dalam kebaikan! Bagi yang belum mempunyai sahabat taat yuk datangi majelis-majelis ilmu,dan temukan sahabat taatmu! Sungguh ,taat dalam kesendirian adalah berat ,sedangkan taat bersama-sama dalam jama'ah akan membuat kita kuat.



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!