Wednesday, May 23, 2018

Maafkan Kami Laila


Oleh: Eva Nurasyifa (Ummu Zhia


Kami disibukkan dengan teroris  Kami disibukkan dengan persiapan Ramadan..  

Kami telah dibuat amnesia sesaat oleh para teroris

hingga kami terlupa

keadaan saudara Palestinaku yang menderita, teraniaya di negerinya sendiri, di negeri para nabi. 


Kami hanya bisa terpaku, melihat gambar-gambar kalian. Berbondong-bondong pergi ke perbatasan Gaza.

Untuk memprotes keputusan negara laknat Amerika dan Israel. 


Seenaknya saja mereka mengambil tanah kita, tanah umat muslim, geram hati melihat senyum bahagia dari anak penguasa laknat Trump.


Apalah daya saudaraku..

Kami hanya bisa kesal, diam, menangis dan mengutuk. Perbuatan mereka terhadap tanah kita.


Yang membuat hati ini sakit, menangis pedih, saat ku lihat anak seusia anakku harus meregang nyawa karena telah menghirup gas air mata yang dilemparkan tentara laknat itu. 


Seandainy aku ada di sana, pasti kuraih dan kupeluk engkau wahai bayi mujahidah Laila Ghandour,  Lailaaaa, Lailaaaa pasti akupun ikut menangis bersama ayahanda yang memangkumu Laila. 


Maafkan kami ini, muslim Indonesia yang tidak dapat berbuat apa-apa. 

Kutukan demi kutukan tidak dapat merebut kembali tanah kita Laila. Palestina butuh khalifah, ya seorang khalifah yang melindungi tanah kita Laila. Laksana Khalifah Abdul Hamid II yang tida membiarkan sejengkal tanah suci para nabi terlepas dari pangkuan umat Islam. 


Doakan mereka para pejuang syariah dan khilafah Laila dari tempatmu saat ini di surga Allah. 


Engkau kini telah dekat denganNya,  Sampaikan padanya, kuatkan dakwah para pejuang syariah dan khilafah untuk menaklukan bumi ini laila. Agar bisa merebut kembali tanah kita laila. Hatiku tercabik sakit laila saat mlihat gambarmu terkulai lemah tak bernyawa dipangkuan ayahandamu,  hingga membuatku bisa menulis ini, ungkapan rasa sakit yang ku pendam sampai tak bisa kutahan saat  melihatmu. 


Palestinaku, kau selalu ada dalam doa kami. 


Palestinaku, kau selalu ada dalam hati kami. 


Palestinaku😭


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!