Tuesday, May 22, 2018

Lepas Kenang Taman Kanak-kanak B Sekolah Alam Excellentia Pamekasan



Sekolah Alam Excellentia (SAE) Pamekasan Press. Pagi yang cerah dan bahagia menyelimuti suasan Aula Hotel Odaita. Ada sebagian yang senang, ada sebagian yang terlihat dag dig dug deerrrrr…Terlihat kesibukan guru atau kami di sekolah Alam menyebutnya Bunda dan Yanda mempersiapkan anak didik di masing-masing kelas untuk pentas. Sebenarnya acara ini sudah dirancang sejak awal semester II, tiga bulan terakhir ini mulai dimasifkan agar anak-anak bisa pentas dengan baik. Terutama yang sangat masih pada pentas drama dan angklung. Anak seusia ini dari tingkat PAUD-SD kelas II. Sudah mulai berani pentas dan penuh percaya diri. Subhanallah! Betapa itu sangat mengagumkan. 


Acara ini diselenggarakan di Hotel Odaita Jl. Raya Sumenep No 88, Buddagan, Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur 69323. Pada awalnya kalau orang yang tidak mengenal apa itu Sekolah Alam akan terasa aneh. Padahal sekolah alam pusat sudah berdiri puluhan tahun silam. Hanya Sekolah Alam yang ada di Pamekasan, baru berdiri empat tahun. Pada awalnya ketika mengenalkan sekolah alam respon dari masyarakat macam-macam. Ada yang bilang sekolahnya tarzan, sekolahnya mahal. Padahal semua itu hanya persepsi yang tak bisa dipertanggung jawabkan. Insyaallah urusan anggaran masih sama dengan sekolah lainnya. Jadi kalau ada sesuatu apapun, bukan memutuskan dengan mendengarkan gossip di luar, karena gosip bisa terkadang benar tapi terlalu banyak bumbu penyedap rasanya atau bisa jadi itu hanya bualan pembenci. Entah benci karena urusan pribadi atau benci kepada yang ada di dalamnya. Jadi kalau bahasanya Al-Qur’an, kita diminta untuk tabayyun  ketika ada suatu kabar yang kurang baik. Agar tidak hanya menyimpulkan secara subjektif.


Acara dilalui dengan hiburan dari anak didik TK B dan Playgroup.  Selanjutnya baru MC membuka acaranya. Tampak di tengah-tengah peserta ada  Ketua Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Ketua Himpaudi Pademawu dan masih banyak lagi undangan lainnya yang tak bisa disebut. Senyum puas dari hadirin yang hadir, terutama sebagai wali murid melihat putra-putrinya tampil di atas panggung dengan semangat. Menambah emosi yang menegangkan dan semangat yang penuh luar biasa. Di tengah-tengah penampilan ada sambutan dari Direktur Sekolah Alam Excellentia Pamekasan  Bunda Anni Syafi’ie dan sambutan dari Dinas Pendidikan Pamekasan Bapak Muhammad Tarsun. Ada senyum bangga dari bapak kepala Dinas melihat penampilan dari anak didik yang sungguh luar biasa. Satu-satunya sekolah alam yang ada di Madura. Setelah sambutan ada penampilan berlanjut dan dipenghujung acara, yaitu penyematan lepas kenang TK B sekolah alam excellentia pamekasan. Sebelumnya semua TK B membaca hadits satu persatu di atas panggung. Hadits dasar yang mungkin sudah sering banyak dilupakan atau malah tidak hafal sama sekali. Ada sebagian guru yang menangis karena melihat mereka tampil. Karena akan berpisah dan ingat bagaimana tingkah laku mereka waktu masih di Sekolah Alam Excellentia.


Saya sebagai Wali Kelas sangat terharu sekali melihat mereka dipanggil untuk disematkan medali Oleh Bunda Nadiyah sebagai Kepala Sekolah dan Bunda Anni Syafi’ie sebagai Direktur Sekolah Alam EXcellentia Pamekasan. Satu persatu tingkah laku anak ini menari-nari di kepala. Terekam sesuatu yang kadang terdapat rasa penyesalan ketika ada yang belum memenuhi target. Bagi saya memenuhi target atau tidak, sebenarnya tak ada masalah, karena mereka punya keunikan dan keahliannya masing-masing yang tak bisa disamaratakan. Mereka hanyalah anak kecil yang berpikir sebatas di dunia mereka yaitu dunia bermain. Mereka bukan orang dewasa yang dapat berpikir jauh sampai masa depannya. Saya sangat kurang setuju ketika ada orang tua yang angat berambisi sekali agar anaknya sama dengan dirinya, atau anak diajak berpikir bagaimana orang deawasa berpikir. Padahal yang harus kita lakukan sebagai orang tua adalah masuk kepada dunia mereka bukan malah menarik mereka ke dunia orang dewasa. 


Semua orang tua pasti menginginkan anak-anaknya menjadi anak yang shaleh-shalehah. Seharusnya ketika  kita ingin anak kita jadi shaleh dan shalehah, maka yang harus shaleh dan shalehah terlebih dahulu adalah kedua orang tuanya. karena pendidikan utama anak berada di orang tua. Sekolah hanya melanjutkan pendidikan yang sudah digarap orang tua di rumah. Terutama tugas pengasuhan itu berada di tangan seorang ibu. kewajiban utama dan pertama seorang ibu adalah sebagai UMMUN WARABATULBAYT  yaitu sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Seorang Ibupun juga dikenal sebagai madrasatul ula untuk anak-anaknya. Semoga tugas mulia ini dapat dilakukan sesuai amanah.


Terima kasih buat bunda dan yanda sekalian  atas kepercayaannya menitipkan putra dan putrinya di Sekolah Alam Excellentia Pamekasan Madura. Semoga kelak mereka menjadi pemimpin-pemimpin umat di tengah gersangnya pemimpin yang haus dengan kekuasaan. Padahal kalau melihat kepada para sahabat, meskipun sebaik apapun seorang sahabat ketika diamanahi menjadi pemimpin sangat berat rasanya. Karena beratnya tidak hanya diterima di dunia kalau keliru tapi juga akan dipertanggung jawabkan atas kepemimpinannya. Salam maaf dan sayang dari saya sebagai wali kelas TK B.



Penulis: Titik Hidayati

Wali Kelas TK B. aktif di organisasi kepenulisan (FLP Cabang Pamekasan Madura)



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!