Wednesday, May 30, 2018

Gaji Pejabat Fantastis Membuat Hati Rakyat Teriris


Oleh : Rindoe Arrayah


       Sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mendapat gaji Rp 112 juta per bulan. Sementara itu, delapan anggota Dewan Pengarah BPIP mendapat gaji Rp 100 juta per bulan (Kompas.com 28/5/2018).


Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) berencana mengajukan judicial review Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Pimpinan, Pejabat dan Pegawai BPIP ke Mahkamah Agung (MA).


"Iya, Kamis besok akan kami ajukan judicial review ke MA. Kami mau menggugat Perpres itu agar Perpres itu dibatalkan," ujar Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada Kompas.com, Senin (28/5/2018).


Partai Gerindra menyebut penetapan gaji para pejabat BPIP di atas Rp 100 juta sangat tidak pantas. Menurut Gerindra, peran BPIP juga tidak jelas.


"Indonesia bisa dibilang diambang krisis ekonomi lah kok malah jabatan yang kurang ada manfaatnya diberi gaji sebesar itu. Sangat nggak pantas," ujar Waketum Gerindra, Ferry Juliantono, (detikNews, 28/5/2018).


Ferry menilai saat ini Indonesia sedang memasuki krisis ekonomi. Dia menyebutkan tanda-tandanya kenaikan harga-harga, tingkat pengangguran tinggi, dan merosotnya nilai tukar rupiah.


"Rakyat lagi susah karena kenaikan harga-harga dan pengangguran di mana-mana. Apalagi nilai tukar rupiah kita jeblok," jelas dia.


Sungguh, jumlah yang tidak sedikit. Di saat rakyat menjerit karena kehidupan semakin sulit terlilit harga-harga kebutuhan yang melangit. 


Sistem kehidupan kapitalis materialis telah membentuk sosok pejabat yang "gila" harta daripada memikirkan kondisi rakyat yang masih menderita. Hal ini tidak akan ditemui disaat aturan Ilahi diterapkan di negeri ini. Islam adalah agama rahmatan lil 'alamiin.  Sehingga dengan penerapan syari'atnya di seluruh aspek kehidupan akan mengantarkan kepada kesejahteraan dan ketentraman.


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!