Thursday, May 31, 2018

Dakwah Praktis yang Syar'i


Oleh : Al Azizy Revolusi


Setiap hari, setiap detik, kriminal diberitakan di tv. Menggambarkan rusaknya moral anak negeri. Ada yang begal hingga membunuh istri. Berkelahi karena sesuap nasi. Meski ini adalah bulan suci.

.

Di sisi lain, para da'i berkeliaran bak jamur di musim hujan. Aktivitas amar ma'ruf nahy munkar kian menjadi perhatian, berharap makin banyak yang sadar lalu memperbaiki keadaan. Tapi, apa bisa??

***


Kawan, kemungkaran adalah suatu keniscayaan. Tugas kita memang bukan meratapinya, namun menghadapinya dan mencegahnya.

.

Menarik apa yang disampaikan Rasulullah dalam haditsnya, "Barangsiapa melihat kemungkaran, hendaklah mencegah  dengan tangannya, bila tak mampu dengan lisan, jika tak mampu dengan hati, itulah selemah iman."

.

Pada hadits dakwah di atas, Rasulullah memberi tiga opsi dalam mencegah kemungkaran, yakni; dengan tangan, lisan dan hati.

.

Yang dimaksud dengan tangan itu adalah kekuasaan. Artinya, dengan kekuasaan, kemungkaran dapat dicegah. Jika tak punya kekuasaan, maka cegah dengan lisan. Bil hikmah, dengan penjelasan yang baik. Jika tak bisa bicara, dengan hati. Hati di sini bisa bermakna doa. Maksudnya ialah jika kemungkaran terjadi, mendoakannya membuat kita masih punya iman.

.

Kekuasaan adalah dakwah paling praktis dalam Islam. Melalui undang-undang dan pengawasan penguasa, maka kemungkaran dapat dicegah. Ini lebih efisien dan efektif.

.

Misalnya ada sekumpulan pemabuk yang membuat onar. Menceramahi mereka bukan solusi benar. Yang ada malah si penceramah bisa diberi luka memar.

.

Akan berbeda jika ada undang-undang larangan minum-minuman keras. Jika ada yang mabuk, bisa ditangkap dan dihukum. Ini akan mencegah pemabuk mengulangi dan mencegah yang lain untuk mencontohi.

.

Begitulah gambaran efektifitas kekuasaan dalam mencegah kemungkaran. Sebagaimana kata Khalifah Utsman bin Affan ra, "Sesungguhnya Allah memberi wewenang pada penguasa untuk menghilangkan kemaksiatan yang tidak bisa dicegah Al-Quran".

.

Namun kekuasaan seperti apa yang dimaksud Khalifah Utsman? Apa seperti diktator?

.

Secara syar'i, kekuasaan itu mestilah berbentuk Khilafah. Sebab itulah yang dicontohkan para sahabat sepeninggal Rasulullah. Mereka mencegah kemungkaran dengan kekuasaan khilafah. Dengan undang-undang Al-Quran dan Hadits. Menciptakan kestabilan dan mendapat berkah dari Allah Swt.[]

.

.

Puosu, 28 Mei 2018


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!