Thursday, May 31, 2018

Dakwah Perintah Sang Pencipta



Oleh : Yuliani, M. Hum

 (Aktivis Muslimah Pemerhati Ummat)


Sampai saat tulisan ini dibuat, pemerintah tetap dengan keputusannya untuk menetapkan daftar mubaligh rekomendasinya, sekalipun hal tersebut menimbulkan kontroversi, baik di kalangan mubaligh sendiri maupun di tengah masyarakat, yang juga mempertanyakan beberapa dai yang menjadi panutan mereka tidak masuk daftar mubaligh versi pemerintah.


Keluarnya daftar mubaligh menimbulkan banyak pertanyaan, apakah dai yang tidak masuk daftar berarti tidak kompeten untuk menyampaikan Islam? Dengan kata lain, dai dalam daftar rekomendasi adalah dai yang dianggap baik dan benar. Lalu pertanyaan berlanjut, baik dan benar versi siapa?! Sementara diketahui bahwa standar benar atau tidaknya seorang dai dalam menyampaikan Islam adalah sesuai dengan Alquran dan Assunnah.


Sejatinya seorang mubaligh atau dai menyampaikan Islam sebagai bentuk kewajiban beramar ma’ruf nahi mungkar yang merupakan perintah Allah SWT, 

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma´ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” [QS Ali Imran : 104]


Ayat di atas merupakan perintah yang Allah SWT turunkan langsung untuk seluruh kaum muslim, itu artinya apa yang disampaikan oleh seorang dai harus sesuai dengan Islam, bukan sesuai dengan yang lain, termasuk kehendak manusia apalagi pemerintah.


 Karena pada hakikatnya Islam adalah benar. Maka segala yanh disampaika nya adalah kebenaran yang bersumber dari wahyu, bukan nafsu. Maka, tidak layak diatur apa yang perlu disampaikan dan apa yang tidak. Karena dakwah adalah seruan bagi manusia untuk menjalankan Islam secara kaffah, bukan setengah-setengah. Maka menyampaikannya pun harus utuh. Tanpa ada yang ditutupi.


 Keberadaan dai juga adalah sebagai bagian untuk mengingatkan pemerintah, karena dalam Islam pemerintah termasuk dalam objek dakwah. 

Sebab hanya Islam jalan yang benar, sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.” [QS Ali Imran : 19]


Dengan demikian, dakwah adalah bentuk cinta dan peduli terhadap sesama, tidak sepantasnya dibatasi dengan sebuah rekomendasi. Ia merupakan perintah Allah SWT yang tidak akan pernah berubah meski seluruh manusia dan penguasa menghalangi. Karena Islam datang untuk dunia bukan hanya untuk Indonesia saja.


"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” [QS Al Anbiyaa : 107]






SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!